Keanekaragaman kelelawar (chiroptera) di gua belanda dan gua jepang, taman hutan ray (tahura) Ir. H. Djuanda, Bandung

Aprilani, Wida (2013) Keanekaragaman kelelawar (chiroptera) di gua belanda dan gua jepang, taman hutan ray (tahura) Ir. H. Djuanda, Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (199kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (334kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)

Abstract

Kelelawar secara taksonomi termasuk ke dalam golongan kingdom Animalia dan merupakan satu-satunya golongan kelas mamalia yang dapat terbang. Hewan ini termasuk ke dalam golongan ordo Chiroptera dengan dua subordo yakni Megachiroptera dan Microchiroptera. Kelelawar adalah hewan yang paling sulit untuk ditemukan dan diteliti. Karena kebanyakan spesies kelelawar berukuran kecil dan terbang pada malam hari, binatang ini sulit untuk diidentifikasi ketika sedang terbang. Kelelawar merupakan salah satu fauna troglozene yakni hewan yang hidup (berlindung, beristirahat dan berkembang biak) di dalam Gua namun mencari makan di luar Gua. Salah satunya di Gua Belanda dan Gua Jepang yang berada di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman kelelawar yang ada di Gua Belanda dan Gua Jepang, Taman Hutan Raya Ir H. Djuanda Bandung. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan dapat memberikan informasi mengenai jenis kelelawar (Chiroptera) di Gua Belanda dan Gua Jepang, Taman Hutan Raya Ir H. Djuanda Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode random sampling. Sampel didapat dengan jaring tangan (hand net). Sampel kelelawar yang didapat diawetkan menggunakan formalin 4% lalu dicatat ukuran tubuh, kelamin dan bobot untuk diidentifikasi dengan melihat karakteristik morfologisnya. Penelitian dilakukan pada bulan Maret - April 2013. Lokasi penelitian dilakukan di Gua Belanda dan Gua Jepang, Taman Hutan Raya Raya Ir. H. Djuanda, Dago Pakar Bandung. Pengolahan data yang didapatkan di analisis secara deskriptif dan mengklasifikasikannya dengan menggunakan kunci determinasi pada buku Kelelawar di Indonesia karangan Agustinus Suyanto penerbit Puslitbang LIPI tahun 2001. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini bahwa dari Gua Jepang ditemukan tiga genus Chiroptera yaitu Glischropus, Rhinolophus dan Hipposiderus. Sedangkan di Gua belanda ditemukan sebanyak dua genus yaitu Glischropus dan Rhinolophus.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Chiroperta; Morfologi; Gua Jepang dan Gua Belanda; Taman Hutan Raya (TAHURA) Ir. H. Djuanda; Identifikasi.
Subjects: Biology
Animals, Zoology, Wildlifes
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Ilham Nurfauzi
Date Deposited: 22 Aug 2019 03:03
Last Modified: 22 Aug 2019 03:03
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/23063

Actions (login required)

View Item View Item