Interaksi sosial keagamaan: Studi terhadap masyarakat penganut Sunda Wiwitan dan Islam di kampung Adat Cireundeu, Kota Cimahi, Kelurahan Leuwihpanjang, Kecamatan Cimahi Selatan

Warass, Dezar Syirod (2019) Interaksi sosial keagamaan: Studi terhadap masyarakat penganut Sunda Wiwitan dan Islam di kampung Adat Cireundeu, Kota Cimahi, Kelurahan Leuwihpanjang, Kecamatan Cimahi Selatan. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover-converted.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak-converted.pdf

Download (48kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi-converted.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_babI-converted.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_babII-converted.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_babIII-converted.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_babIV-converted.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_babV-converted.pdf
Restricted to Registered users only

Download (68kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka-converted.pdf
Restricted to Registered users only

Download (133kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA Dari sekian-sekian mahluk yang lahir manusialah yang diberi lebih dari segala segala kesempurnaannya, manusia dapat dapat memelihara atau merusak alam ini atas pilihan yang diambilnya. Karena manusia dibekali akal untuk dapat berfikir, hal tersebut yang menjadikan manusia diberi titipan lebih oleh tuhan untuk dapat saling berinteraksi dan berhubungan sosial antara satu-sama lainnya dengan bahasa dan pengetahuan yang lebih sempurna. Karena itulah manusia dapat disebut sebagai mahluk sosial, manusia dapat berhubungan dengan semua mahluk yang ada di muka bumi. Dari hasil pemikiran manusia itu sendiri, yang mana hal itu memiliki kecenderungan yang selalu berbeda dan berubah-ubah dalam segi prilaku, pola pikir, gaya hidup dan lain sebagainya. Oleh sebab itu penulis tertartik untuk meniliti sebuah interaksi sosial yang berada di kampung adat Cireundeu dikhusunkan karena di kampung adat ini terdapat dua kelompok agama (kepercayaan) yang berbeda antara kelompok sunda wiwitan dan kelompok muslim. Bagaimana pola interaksi antara kedua kelompok tersebut dari segi yang dijalani, hubungan-hubungan yang terjalin disana dan apa saja dampak atau hasil dari interaksi sosial tersebut. Maka dari itu metode yang akan digunakan oleh penulis yakni metode penelitian Kualitatif deskriptif objek penelitian, yakni masyarakat kampung adat Cireundeu dan para tokoh-tokoh masyaratkat yang berada di lingkungan sana. Sendangkan teknik pengumpulan data dapat menggunakan pola wawancara antara penulis dan informan, yakni tokoh dan masyarakat kampun Cireundeu. Teknik lain yang dapat digunakan seperti obsevasi non-partisipan, yang mana penulis hanya mengamati secara langsung di lingkungan tersebut. dan selanjutnya dapat menggunakan teknik studi kepustakaan dan dokumentasi secara berkala guna mendapat data secara relevan. Dan untuk menguji keabsahannya penulis menggunakan teori dari berbagai tokoh seperti Max Blummer dan Jhon Dewey mengenai Interaksionisme Simbolik guna meghasilkan sebuah karya ilmiah yang sah. Hasil dari penelitian yang telah dilalui ini menunjukan bahwa, dari sebuah interaksi sosial dan intensiatas yang sering terjadi dilingkungan tersebut menimbulkan hubungan yang baik dari kedua belah pihak yang terkait dikampung Cireundeu, rasa gotong-royong dan partisipasi yang tinggi antar kedua kelompok sosial tersebut. mereka saling bekerja-sama antara satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama. Sendangkan dampak atau hasil yang diperoleh dikampung Cireundeu yakni sebuah kegiatan-kegiatan yang mereka susun dan bangun secara bersama meskipun yang mana sebagaian besar selalu dilaksanakan oleh kelompok masyarakat sunda wiwitan, namun kelompok masyarakat yang beragama muslimpun selalu ikut serta untuk memeriahkan kegiatan tersebut dan sebagai bentuk kekompakan dari sebuah hubungan-hubunga yang terjalin secara harmonis dikampung Cireundeu. ENGLISH Of all human beings born who were given more than all their perfection, humans can be able to maintain or destroy this nature for the choices they make. Because humans are equipped with the mind to be able to think, this makes humans given more entrances by God to be able to interact and social relations between each other with more perfect language and knowledge. That's why humans can be called social beings, humans can relate to all creatures on the face of the earth. From the results of human thought itself, which has a tendency that is always different and changing in terms of behavior, mindset, lifestyle and so forth. Therefore the tertiary writer to examine a social interaction in the Cireundeu traditional village was dedicated because in this traditional village there were two religious groups (beliefs) that differed between Sunda Wiwitan groups and Muslim groups. What is the pattern of interaction between the two groups in terms of what they live in, the relationships that are established there and what are the impacts or outcomes of these social interactions. So from that the method that will be used by the author is the descriptive qualitative research method of the research object, namely the Cireundeu indigenous village community and the community leaders who are in the neighborhood. Bring together data collection techniques that can use interview patterns between the writer and the informant, namely the leaders and communities of Kampung Cireundeu. Other techniques that can be used such as non-participant observation, which the author only observes directly in the environment. and then can use the literature study technique and documentation periodically to obtain relevant data. And to test the validity of the author using theories from various figures such as Max Blummer and Jhon Dewey regarding Symbolic Interactionism to produce a legitimate scientific work. The results of this research have shown that, from the social interactions and intentions that often occur in the environment, it creates good relations from both parties involved in Cireundeu's village, mutual cooperation and high participation between the two social groups. they work together with each other to achieve a common goal. Bring together the impact or results obtained by Cireundeu's village, which are activities that they compile and build together, although most of them are always carried out by the Sunda Wiwitan community groups, but the community groups who are Muslims always participate in enlivening the event and as a form of cohesiveness from a relationship that is harmoniously intertwined in the village of Cireundeu.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Interaksi; Sosial; Keagamaan;
Subjects: Religious Mythology > Interreligious Relations
Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Interactions between Groups
Culture and Institutions
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Perbandingan Agama
Depositing User: dezar sw
Date Deposited: 02 Sep 2019 01:53
Last Modified: 07 Oct 2019 04:14
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/23176

Actions (login required)

View Item View Item