Gambaran komitmen pernikahan seorang istri yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga

Pratiwi, Intan Mutiara (2017) Gambaran komitmen pernikahan seorang istri yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (408kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (883kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (509kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_PUSTAKA BENER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti pada subjek berjenis kelamin perempuan berusia 37 tahun yang melakukan proses rujuk setelah mengalami berbagai tindak kekerasan dari suaminya. Hal ini menjadi menarik karena pada umumnya subjek yang mengalami kekerasan mengalami trauma dan berusaha menghindari sumber trauma tersebut. Namun pada subjek tersebut, subjek menunjukan adanya komitmen pernikahan padahal menurut pengakuannya subjek sudah tidak lagi merasakan kehangatan atau gairah dalam hubungan pernikahannya tersebut. Sebagai bukti adanya komitmen subjek terhadap pernikahannya adalah subjek berusaha untuk mempertahankan pernikahannya, tetap melayani dan memberikan perhatian kepada suaminya, memenuhi segala kebutuhannya, dan membantu mencari nafkah untuk meringankan kebutuhan ekonomi keluarga. Dalam Theory the investment dari Rusbult, komitmen adalah beberapa kecenderungan seseorang untuk melanjutkan hubungan dengan pasangannya, dan adanya kelekatan psikologis satu sama lain (Rusbult, 1998). Rusbult, Kumashiro, Hanon (2002), menyebutkan ada tiga komponen komitmen yang telah dibuat dalam suatu hubungan interpersonal, yaitu(a) niat untuk bertahan, dianggap sebagai komitmen yang primitif yaitu niat untuk tetap bertahan atau keputusan untuk bergantung kepada pasangan. Sedangkan menurut Rusbult, Coolsen, Kirchner, dan Clarke (2006), dalam niat bertahan, individu juga menikmati kepuasan tertinggi dalam hubungannya dan tidak adanya alternatif lain untuk bertahan, (b) Kelekatan (Attachment), yaitu individu telah menginvestasikan beberapa sumber yang cukup besar dalam hubungan yang dijalaninya, seperti individu telah menempatkan banyak waktu, usaha, dan harta dalam hubungan mereka, (c) Orientasi jangka panjang (Long-term orientation), yaitu komitmen yang melibatkan kepentingan temporal yang lebih besar atau orientasi jangka panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa wawancara, observasi dan triangulasi. Wawancara yang dilakukan pada subjek utama sebanyak lima kali pertemuan dan pada subjek significant other sebanyak dua kali pertemuan. Untuk menjamin keabsahan data penelitian, peneliti melakukan triangulasi dengan menggunakan signifikan other, yang mengetahui banyak tentangan rumah tangga subjek, yaitu ibu mertuanya. Hasil peneitian ini menunjukan bahwa subjek memiliki komitmen pernikahan. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya niat untuk bertahan, yaitu sikap subjek yang masih memberi perhatian kepada suaminya meskipun komunikasi dan kedekatan subjek kurang terjalin dengan baik, subjek masih memenuhi kebutuhan biologis suami dan tidak mempunyai niat untuk berselingkuh atau meninggalkan hubungan dengan mencari laki-laki lain. Subjek memilih bertahan dalam hubungannya karena adanya rasa tanggung jawab atau faktor anak. kelekatan, Dibuktikan dengan sikap subjek yang rela membanting tulang bekerja sendirian menjadi tulang punggung keluarga dengan memberikan sebagian hasil kerja kepada suami namun subjek tidak mengharapkan balasan apapun selain berharap suami tidak melakukan tindak kekerasan lagi terhadap subjek, dan subjek masih meluangkan waktu bersama meskipun kurang intens, dan orientasi jangka panjang subjek yng dibuktikan dengan dengan sikap subjek yang memaafkan perlakuan suami yang kasar dan semena-mena terhadap subjek dan subjek mengharapkan suami bisa memahami perasaan subjek serta tidak mengulangi kekerasan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Komitmen Pernikahan; Keluarga; Kekerasan;
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Nikah
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 02 Sep 2019 04:16
Last Modified: 02 Sep 2019 04:16
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/23222

Actions (login required)

View Item View Item