Pengaruh pengolahan tanah dan bohasi paitan (tithonia diversifolia L.) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang edamame (glycine max L.) varietas ryoko

Nandito, Nandito (2017) Pengaruh pengolahan tanah dan bohasi paitan (tithonia diversifolia L.) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang edamame (glycine max L.) varietas ryoko. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (291kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (842kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (462kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (591kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (414kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (195kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (343kB)

Abstract

INDONESIA Kacang Edamame merupakan jenis kacang-kacangan yang belum banyak memenuhi kebutuhan pasar sehingga kacang edamame menjadi salah satu peluang untuk dibudidayakan. Pengolahan tanah merupakan salahsatu bagian dari upaya untuk meningkatakan produksi dan pertumbuhan tanaman. Bohasi paitan digunakan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman edamame. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh interaksi antara dosis bohasi paitan dan pengolahan tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tanaman kedelai edamame. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai September 2016 dikebun Percobaan Fakultas Pertanian Unpad Ciparanje, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial 2 faktor, faktor pertama adalah bokasi paitan (P) yang terdiri dari 4 taraf yaitu P0 = kontrol (tanpa menggunakan bohasi), p1 = bohasi paitan 5 t ha-1 (0,5 kg petak-1), p2 = bohasi paitan 10 t ha-1 (1 kg petak-1), p3 = bohasi paitan 15 t ha-1 (1,5 kg petak-1) dan faktor kedua pengolahan tanah t0 = Tanpa olah tanah, t1 = olah tanah 1x, t2 = olah tanah 2x sehingga diperoleh 12 kombinasi taraf perlakuan dan dilakukan ulangan sebanyak 3 kali. Terjadi interaksi antara pengolahan tanah dan dosis bohasi paitan terhadap petumbuhan dan hasil tanaman tanaman kedelai edamame. Pengolahan tanah dan dosis bohasi paitan yang optimum yaitu pada pengolahan tanah tanpa olah tanah (t0) dan pemberian bohasi paitan 10 t ha-1 (p2) menunjukkan hasil terbaik pada tinggi tanaman dan jumlah daun. Secara mandiri pengaruh pengolahan tanah dua kali (t2) berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot biji pertanaman. Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pengolahan tanah dan pembrian bohasi paitan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang edamame pada dosis atau pembuatan bohasi yang benar serta pada tempat dan lingkungan yang berbeda. ENGLISH Edamame are kind of beans that has not been meet the market and community requirement so that edamame beans has a chance to be cultivated. Tillage is one part of the effort to increase production and plant growth. Bohasi Paitan is used as organic fertilizer to improve crop growth and yield of edamame. The purpose of this research was to study the effect of the interaction between the dose of Bohasi paitan and tillage on the growth and yield of edamame soy beans. The study was conducted from July to September 2016 in the experiment garden of the Faculty of Agriculture, Padjadjaran University Ciparanje, Jatinangor, Sumedang regency, West Java. The method that used was a randomized design category with 2 factors, the first factor is bokasi paitan (P), which consists of four levels ie P0 = control (without using Bohasi), p1 = Bohasi paitan 5 t ha -1 (0.5 kg plot-1), p2 = bohasi paitan 10 t ha -1 (1 kg/plot), p3 = bohasi paitan 15 t/ha -1 (1.5 kg/plot) and the second factor tillage t0 = No tillage, t1 = tillage 1x, t2 = 2x tillage in order to obtain 12 combined level of treatment and do repeat it 3 times. An interaction between tillage and dose bohasi paitan against edamame growth and soybean crops, And optimum tillage and bohasi paitan dose is in tillage without soil tillaging (t 0) and the provision of bohasi paitan 10 t ha -1 (p 2) showed the best results on plant height and number of leaves. Independently influence of tillage twice (t 2) effect on plant height, leaf number and weight of seed planting. The need for further research into the effects of tillage and giving bohasi paitan on the growth and yield of edamame beans in the right way of doses or manufacture bohasi and at different places and environments.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengolahan Tanah; Bohasi PAitan; Keledai Edamame;
Subjects: Farm, Farming > Education, Research, Related Topics of Agriculture
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Pertanian/Agroteknologi
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 07 Sep 2019 15:07
Last Modified: 07 Sep 2019 15:07
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/23403

Actions (login required)

View Item View Item