Analisis kestabilan dari model SEIR untuk transmisi virus hepatitis C dengan pengobatan pada populasi terinfeksi kronis

Fadilaturrohmah, Nur (2019) Analisis kestabilan dari model SEIR untuk transmisi virus hepatitis C dengan pengobatan pada populasi terinfeksi kronis. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (432kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (940kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB) | Request a copy

Abstract

Penyakit hepatitis C merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan dunia. Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis tipe C. Kebanyakan individu baru menyadari terinfeksi ketika hepatitis C semakin kronis. Selain itu, jika individu yang terinfeksi tidak mendapat pengobatan secara medis dapat menyebabkan kerusakan hati bahkan sampai kematian. Maka dari itu, model matematika diusulkan sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan pemahaman mengenai penularan dan pencegahan dalam penyebaran virus hepatitis C dengan adanya pengobatan pada populasi terinfeksi kronis. Dalam tugas akhir ini, model yang digunakan merupakan tipe SEIR dengan menggunakan 5 kompartemen yaitu rentan terinfeksi (S), terjangkit infeksi (E), terinfeksi akut (P), terinfeksi kronis (C), dan sembuh dari infeksi (R). Model ini memiliki dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit yang merepresentasikan keadaan ketika virus tidak mewabah serta titik endemik yang merepresentasikan bahwa virus mewabah karena adanya interaksi antar individu. Titik kesetimbangan bebas penyakit tidak memiliki syarat eksis dan akan stabil ketika R_0<1. Sedangkan, titik kesetimbangan endemik memiliki syarat eksis dan akan stabil ketika R_0>1. R_0 (angka reproduksi dasar) dapat digunakan untuk mengetahui rata-rata dari infeksi sekunder dalam penyebaran virus. Analisis sensitivitas sangat diperlukan untuk mengetahui hal-hal yang berpengaruh dalam mencegah penyebaran dan pengobatan hepatitis C. Berdasarkan hasil analisis dan simulasi diperoleh jika semakin banyak penderita hepatitis C kronis yang mendapat pengobatan secara medis maka dapat membantu menekan penyebaran virus.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Model Matematika; Virus Hepatitis C; Titik Kesetimbangan; Angka Reproduksi Dasar; Analisis Sensitivitas; Simulasi;
Subjects: Applied mathematics > Special Topics of Applied Mathematics
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Matematika
Depositing User: Nur Fadilaturrohmah Dila
Date Deposited: 17 Sep 2019 04:16
Last Modified: 17 Sep 2019 04:16
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/23895

Actions (login required)

View Item View Item