Penentuan umur fosil kayu melalui metode Spektroskopi Sintilasi cair ‎radiokarbon C-14 dengan dan tanpa pembekuan karbon dioksida

Mulia, Annisa Riviany (2019) Penentuan umur fosil kayu melalui metode Spektroskopi Sintilasi cair ‎radiokarbon C-14 dengan dan tanpa pembekuan karbon dioksida. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISi.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (165kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (734kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (47kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (138kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA : Penentuan umur dari sampel karbon selama ini dilakukan menggunakan metode ‎radiokarbon dengan mencacah gas asetilena (C2H2) menggunakan alat pencacah ‎karbon-14 (C-14 Measuring System) dengan detektor Multy Anode ‎Anticoincidence Gas Counter dan mencacah benzena (C6H6) menggunakan ‎pencacah sintilasi cair. Kedua metode ini dilakukan dengan preparasi sampel yang ‎cukup rumit, lama, biaya bahan yang relatif tinggi, dan keselamatan kerja yang ‎kurang terjamin. Pada penelitian ini diterapkan metode baru yaitu metode absorpsi ‎CO2 dengan mengukur aktivitas 14C dalam CO2 yang dikonversi menjadi umur ‎dan dibandingkan dengan metode sistem fasa gas yang sudah valid dan rutin ‎dilakukan. Metode ini dilakukan dengan pencucian sampel fosil kayu, ‎pembentukan amonium karbonat, pembentukan kalsium karbonat, penyerapan CO2 ‎dengan dua rangkaian berbeda dan pengukuran aktivitas 14C. Pada rangkaian alat ‎‎1 penyerapan CO2¬ melalui proses pembekuan didapatkan umur dari sampel fosil ‎kayu sebesar 1040 ± 139 B.P. (1950) dan pada rangkaian alat 2 penyerapan CO2¬ ‎tanpa melalui proses pembekuan sebesar 936 ± 126 B.P. (1950). Sedang dengan ‎metode radiokarbon fasa gas sebagai pembandingnya didapatkan sebesar 900 ± ‎‎110 B.P. (1950). Sistem penyerapan isotop karbon (14C) pada rangkaian alat 2 ‎lebih efektif dibandingkan dengan sistem rangkaian alat 1, disebabkan pada sistem ‎rangkaian alat 2 didapatkan umur yang konstan dan mendekati umur dari sistem ‎fasa gas sebagai pembandingnya.‎ ENGLISH : Age determination of carbon samples has been carried out using radiocarbon ‎method by counting acetylene gas (C2H2) using a carbon-14 counter (C-14 ‎Measuring System) with a Multy Anode Anticoincidence Gas Counter detector and ‎counting benzene (C6H6) using a liquid scintillation counter. Both of these methods ‎are carried out with a fairly complicated sample preparation, a long time, relatively ‎high material costs, and unsafe work safety. In this research a new method is ‎applied which is the CO2 absorption method by measuring 14C activity in CO2 that ‎is converted to age and compared with the gas phase system method that is already ‎valid and routinely carried out. This method is carried out by washing wood fossil ‎samples, forming ammonium carbonate, forming calcium carbonate, absorbing ‎CO2 with two different sequences and measuring 14C activity. In the series 1 tool ‎CO2 absorption through the freezing process obtained the age of wood fossil ‎samples of 1040 ± 139 B.P. (1950) and in the series 2 tool CO2 absorption without ‎going through the freezing process of 936 ± 126 B.P. (1950). While the gas phase ‎radiocarbon method as a comparison is obtained at 900 ± 110 B.P. (1950). The ‎carbon isotope absorption system (14C) in series 1 tool system is more effective than ‎the series 2 tool system, because in tool series 2 system it is found that a constant ‎age and close to the age of the gas phase system as a comparison.‎

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: radiokarbon; absorpsi CO2; isotop karbon; aktivitas 14C; fosil kayu.‎
Subjects: Inorganic Chemistry
Earth Sciences > Data Processing and Analysis of Geology
Geology
Paleobotany, Fossil Microorganisms > Fossil Plants of Indonesia
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Kimia
Depositing User: Annisa Riviany Mulia
Date Deposited: 08 Oct 2019 07:38
Last Modified: 08 Oct 2019 07:38
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/24607

Actions (login required)

View Item View Item