Penentuan expected return dalam pembiayaan modal kerja dengan akad musyarakah di Bank Jabar Banten Syariah Kantor Cabang Pembantu Rancaekek

Luqman, Lubby (2016) Penentuan expected return dalam pembiayaan modal kerja dengan akad musyarakah di Bank Jabar Banten Syariah Kantor Cabang Pembantu Rancaekek. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_Cover.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_Bab1.pdf

Download (922kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_Bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (956kB)
[img] Text (BAB III)
6_Bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (810kB)
[img] Text (BAB IV)
7_Bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (468kB)

Abstract

Pembiayaan Modal Kerja (PMK) merupakan salah satu penyaluran dana dengan akad musyarakah di Bank Jabar Banten Syariah KCP Rancaekek. Pada awal akad, bank akan menentukan expected return (keuntungan yang diharapkan) yang dihitung dari total pembiayaan. Setiap bulannya nasabah akan menyerahkan uang pokok yang disertakan oleh bank dan bagi hasil yang telah ditetapkan diawal akad. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan akad musyarakah dalam pembiayaan modal kerja di BJB Syariah KCP Rancaekek, untuk mengetahui proses penentuan expected return pada akad musyarakah dalam produk pembiayaan modal kerja di BJB Syariah KCP Rancaekek dan untuk mengetahui kesesuaian penentuan expected return pada akad musyarakah dengan Fatwa DSN No. 08/DSN-MUI/IV/2000. Penelitian ini bertolak dari kerangka pemikiran bahwa bank syariah adalah lembaga keuangan yang kegiatannya menghimpun dan menyalurkan dana yang berlandaskan hukum syariah. Proses penyaluran dana dalam bank syariah ada yang menggunakan akad musyarakah. Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua orang atau lebih dimana masing-masing pihak menggabungkan modal yang dimiliki dan berkontribusi dalam sebuah usaha dengan kesepakatan bahwa keuntungan di bagi sesuai kesepakatan dan kerugian akan dibagi sesuai porsi modal masing-masing pihak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dengan tekhnik pengumpulan data berupa observasi dan studi kepustakaan. Kemudian data tersebut dianalisis dengan mengklasifikasikan data yang terkumpul sesuai tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti sehingga dapat menghasilkan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pembiayaan modal kerja menggunakan akad musyarakah pada BJB Syariah KCP Rancaekek yaitu bank menyediakan dana untuk usaha nasabah maksimum delapan puluh persen dari pembiayaan yang dibutuhkan. Bank dan nasabah dalam pengelolaan kegiatan usaha secara bersama-sama bertanggung jawab penuh terhadap jalannya sebuah usaha dan bank memiliki hak untuk mengawasi, mengontrol dan sepakat menunjuk nasabah sebagai pengelola usaha. Pembagian keuntungan yang dilakukan oleh BJB Syariah KCP Rancaekek adalah dengan menentukan nisbah bagi hasil menggunakan expected return dari total pembiayaan, maka pada pada saat pembiayaan dilaksanakan, bank dapat memastikan keuntungan yang diperoleh walaupun usaha tersebut belum berjalan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penentuan expected return dalam pembiayaan modal kerja di BJB syariah KCP Rancaekek belum sepenuhnya sesuai dengan fatwa DSN No. 08/DSN-MUI/IV/2000 pasal 3 poin (c) tentang pembagian keuntungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Expected return; pembiayaan modal; akad musyarakah;
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Rizal Mohamad Sihabudin
Date Deposited: 08 Oct 2019 02:13
Last Modified: 08 Oct 2019 02:13
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/25059

Actions (login required)

View Item View Item