Peran bimbingan keagamaan pada penanggulangan kenakalan remaja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Farisi Leles-Garut

Pardiani, Tri Andria (2016) Peran bimbingan keagamaan pada penanggulangan kenakalan remaja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Farisi Leles-Garut. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (297kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB 1.pdf

Download (542kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (738kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (597kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (309kB)

Abstract

Juvenile delinquency merupakan perilaku anak-anak atau remaja yang bersifat pelanggaran hukum yang berlaku dan nilai-nilai moral yang bertentangan dengan norma sosial yang ada dalam lingkungan masyarakat. Kejahatan anak remaja (juvenile delinquency) makin hari makin menunjukkan kenaikan jumlah dalam kualitas kejahatan Untuk mengendalikan kenakalan tersebut, maka diperlukan bimbingan keagamaan yang bertujuan meningkatkan pemahaman, pendalaman, dan pengamalan ajaran-ajaran agama yang dapat diperoleh dari pendidikan di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pada dasarnya sekolah merupakan lembaga tempat dilangsungkannya pendidikan, melalui pendidikan disekolah siswa dididik baik dari aspek akhlak, psikologis, maupun perilakunya. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Farisi merupakan salah satu sekolah swasta yang berada di bawah pembinaan Yayasan Aminahusen yang didalamnya tidak hanya belajar ilmu umum tapi juga menekankan terhadap pendidikan keagamaannya yang aplikasikan melalui bimbingan keagamaan yang ada disekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) bagaimana bentuk bimbingan keagamaan di SMK Al-Farisi Leles, 2) bagaimana cara menangani kenakalan remaja di SMK Al-Farisi Leles, 3) bagaimana kontribusi bimbingan keagamaan dalam menangani kenakalan remaja di SMK Al-Farisi Leles. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Field Research, yaitu sebuah penelitian yang menggunakan informasi yang diperoleh dari sasaran penelitian yang disebut informan melalui instrumen pengumpulan data, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada informan kunci dalam penelitian ini yaitu guru BK dan guru Agama, serta menggunakan snowball sampling untuk mengroscheck informasi yang didapat dari informan kunci, hal ini dilakukan kepada 5 orang siswa dan sumber pendukung yakni 1 orang pedagang disekolah. Kemudian hasil data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan keagamaan yang ada disekolah terbagi menjadi dua. Bimbingan keagamaan secara intrakulikuler dan ekstrakulikuler.Bimbingan keagamaan secara intrakulikuler meliputi: kegiatan sholat dzuhur berjamaah, sholat Jum’at berjamaah, Jum’at Religi, membaca al-Qur’an sebelum pelajaran di mulai, kegiatan PHBI dan pesantren kilat setiap bulan ramadhan. Sedangkan bimbingan secara ekstrakulikuler meliputi: baca tulis Qur’an, kajian rutin keagamaan, kultum sebelum sholat dzuhur, Tarikh Ramadhan, serta PHBI. Adapun bimbingan keagamaan yang dilaksanakan di SMK Al-Farisi Leles dalam menangani siswa yang bermasalah berupa pelaksanaan sholat dzuhur berjama’ah, sholat dhuha serta kegiatan membaca al-Qur’an dan terjemahannya yang diadakan setiap jum’at pagi yang merupakan program guru agama yaitu Jum’at Religi. Kegiatan bimbingan tersebut di berikan dan diawasi langsung oleh guru agama serta di evaluasi oleh guru BK. Hasil evaluasi menurut guru BK terdapat peranan dari bimbingan keagamaan tersebut dimana siswa mengalami perubahan positif dan menjadi lebih baik. Walaupun pada kenyataanya tidak semua siswa bisa di perlakukan dengan menggunakan metode yang sama. Semua itu dipengaruhi kembali oleh faktor lingkungan keluarga dan lingkungan pergaulan siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Keagamaan; Kenakalan Remaja; Sekolah Menengah Kejuruan;
Subjects: Differential and Developmental Psychology > Environmental Psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 23 Oct 2019 03:08
Last Modified: 23 Oct 2019 03:08
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/26009

Actions (login required)

View Item View Item