Peran Bundo Kanduang Dalam Pembangunan Nagari: Studi Deskriptif Pada Beberapa Bundo Kanduang Di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat

Effendi, Annisa Widiya (2019) Peran Bundo Kanduang Dalam Pembangunan Nagari: Studi Deskriptif Pada Beberapa Bundo Kanduang Di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (390kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (255kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (74kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (78kB) | Request a copy

Abstract

Minangkabau merupakan salah satu suku dan kebudayaan yang terdapat di Indonesia, yang terletak di Provinsi Sumatera Barat. Struktur masyarakat Minangkabau ditata berdasarkan prinsip-prinsip matrilineal, yaitu menurut garis keturunan ibu. Ibu dalam Adat Minangkabau dikenal dengan sebutan Bundo Kanduang yang secara harafiah artinya Ibu Kandung. Bundo Kanduang dapat dikategorikan menjadi dua yaitu: pertama, sebagai personality yaitu merujuk kepada karakteristik perempuan Minangkabau sebagai individu memiliki tuntutan untuk berkontribusi yang nyata dalam komunitas masyarakatnya. Kedua, Bundo Kanduang sebagai institusi yang sejajar dengan institusi lainnya, mempunyai kekuatan dan akses yang sama dalam struktur pemerintahan Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Eksistensi Bundo Kanduang dalam masyarakat Nagari. (2) Keterlibatan Bundo Kanduang dalam pembangunan masyarakat Nagari. (3) Dampak peranan Bundo Kanduang bagi masyarakat dalam pembangunan Nagari. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada teori gender (kesetaraan) dan pembangunan yang berfokus pada pemberdayaan. Menurut Dorothy Smith gender dianggap sebagai alat analisis yang baik untuk memahami persoalan terhadap kaum perempuan secara umum. Pembangunan sosial menurut Midgley adalah suatu proses perubahan sosial yang terencana yang didesain untuk mengangkat kesejahteraan penduduk secara menyeluruh, dengan menggabungkannya dengan proses pembangunan ekonomi yang dinamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan studi kepustakaan dan studi lapangan. Studi kepustakaan dilakukan sebagai rujukan utama dalam proses penelitian. Data yang digunakan studi kepustakaan diperoleh dari naskah akademis. Sedangkan data lapangan dilakukan untuk memperoleh sumber indormasi langsung dari tokoh adat yang berkaitan dengan kelembagaan adat Minangkabau. Tata cara pengambilan data lapangan adalah dengan menggunakan wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu (1)Eksistensi Bundo Kanduang di Minangkabau dilihat dengan adanya Bundo Kanduang dalam suatu kaum karena kaum membutuhkan seorang pemimpin perempuan yang dapat memimpin seluruh perempuan dan anak cucu dalam kaumnya. Bundo Kanduang bukanlah jabatan formal yang dipilih dalam suatu pemilihan resmi, ia merupakan figur seorang pemimpin yang tampil secara spontan diantara pemimpin-pemimpin yang ada. (2) Keterlibatan Bundo Kanduang dalam pembangunan Nagari melalui suatu musyawarah adat untuk menentukan baik dan tidaknya kebijakan tersebut apabila diterapkan di Nagari, karena kehidupan di Nagari menyangkut kehidupan dari masing-masing suku dan kaum, maka segala kebijakan yang menyangkut setiap kaum, muaranya ada pada kebijakan Bundo Kanduang yang mewakili suku. (3) dampak peranan Bundo Kanduang dalam pembangunan Nagari itu sendiri menimbulkan dengan pendekatan teori gender, diantaranya peran politis, peran sosial, peran ekomoni dan keagamaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bundo kanduang; pembangunan; gender
Subjects: Customs of People > Research Methods
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: annisa widiya effendi
Date Deposited: 04 Nov 2019 07:31
Last Modified: 04 Nov 2019 07:31
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/26763

Actions (login required)

View Item View Item