Pelaksanaan jual beli gabah padi di Desa Kertamukti Kecamatan Sindangbarang Cianjur

Rohman, Leni Taufik (2016) Pelaksanaan jual beli gabah padi di Desa Kertamukti Kecamatan Sindangbarang Cianjur. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1.COVER.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3-DAFTAR ISI'.pdf

Download (367kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (513kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (784kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (676kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)

Abstract

Sebagai makhluk sosial manusia tidak bisa lepas untuk berhubungan dengan orang lain dalam kerangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan manusia sangat beragam sehingga terkadang secara pribadi ia tidak mampu untuk memenuhinya, dan harus berhubungan dengan orang lain. Hubungan antara manusia dengan mnusia lainnya dalam memenuhi kebutuhan, harus terdapat aturan yang menjelaskan hak dan kewajiban keduanya berdasarkan kesepakatan. Tujuan dari penelitian ini adalah jawaban dari rumusan maslah penelitian yaitu untuk mengetahui pelaksaan jual beli gabah padi di Desa Kertamukti Kecam Sindangbarang Cianjur dan untuk mengetahui tinjauan fiqih ba’i terhadap pelaksanaan jual beli gabah padi di Desa Kertamukti Kecamatan Sindang barang Cianjur. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode deskriptif dengan jenis data kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Sumber data primer dalam penelitian ii diperoleh dari hasil wawancara dengan narasumber, sedangkan daa sekundernya berupa dokumen dan buku-buku yang berhubungan dengan penelitian ini. Secara umum jual beli dikategorikan sebagai akad tijari, yaitu adanya pencarian keuntungan dalam akad tersebut. jual beli itu sendiri adalah suatu perjanjian tukar-menukar benda atau barang yang mempunyai nilai, secara suka rela diantara kedua belah pihak, dimana yang satu menerima benda, dan pihak lain menerima sesuatu yang sesuai dengan perjanjian antara kedua belah pihak menurut aturan yang dibenarkan oleh hukum. Data yang ditemukan di lapangan menyatakan bahwa transaksi jual beli gabah padi dengan system pengembalian karung sudah menjadi kebiasaan. Setelah melakukan akad jual beli, pembeli (tengkulak) mengembalikan karung kepada penjual (petani) dengan memotong berat padi yaitu satu lembar karung disetarakan dengan satu kilogram gabah padi. Hasil penelitian ini penulis menyimpulkan: 1) pelaksanaan jual beli gabah padi di Desa Kertamukti dilakukan dengan cara sederhana. Dimana petani selaku penjual menjual sejumlah padi kepada tengkulak selaku pembeli, setelah melakukan akad jual beli gabah padi tersebut tengkulak mengembalikan sejumlah karung kepada penjual yaitu dengan menghitung setiap lembar karung disetarakan dengan satu kilogram gabah padi. 2) berdasarkan perspektif fiqih ba’i praktek jual beli gabah padi di Desa Kertamukti mengandung unsur gharar, karena terdapat ketidakjelasan dari tengkulak mengenai penyetaraan satu kilo gram padi dengan satulembar karungdan hal tersebut dapat merugikan petani selaku penjual gabah padi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Fiqih ba’i; Mahluk Sosial; Gharar;
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 26 Nov 2019 03:03
Last Modified: 26 Nov 2019 03:03
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/27829

Actions (login required)

View Item View Item