Pengaruh pupuk bekas cacing dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tenaman kacang hijau (Vigna radiata L.) Variatas Vima 2

Winianingsih, Dewi (2019) Pengaruh pupuk bekas cacing dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tenaman kacang hijau (Vigna radiata L.) Variatas Vima 2. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (221kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (461kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (580kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (759kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (896kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (23kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (673kB)

Abstract

Kacang hijau merupakan salah satu tanaman pangan sumber protein nabati. Kandungan protein kacang hijau sebesar 22% menempati urutan ketiga setelah kedelai dan kacang tanah. Kacang hijau berumur genjah (55-65 hari), tahan kekeringan, variasi jenis penyakit relatif sedikit, dapat ditanam pada lahan kurang subur dan harga jual relatif tinggi serta stabil. Perkembangan Produksi kacang hijau menurut Badan Pusat Statistik mengalami penurunan, maka adanya pemberian pupuk kascing dan media tanam menjadi alternatif untuk meningkatkan produksi tanaman kacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kascing dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada April sampai dengan Juni 2019 di kecamatan Mandalajati, kelurahan Karangpamulang, kota bandung, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola factorial dengan tiga kali ulangan yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama tanpa pupuk kascing p1 = 0 ml, p2 = 10 ton/ha, p3 = 15 ton/ha, p4 = 20 ton/ha. Faktor kedua yakni m1 = tanah, m2 = tanah : arang sekam (1:1), m3 = tanah : cocopeat (1:1) . Pada taraf 5% Uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi interaksi antara pupuk kascing dan media tanam. Dosis pupuk kascing dengan dosis 10 t ha-1 dan media tanam cocopeat dan arang sekam pad m2 dan m3 memberikan pengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah polong pertanaman, dan berat polong pertanaman.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: arang sekam;cocopeat;kacang hijau;pupuk kascing;
Subjects: Farm, Farming > Education, Research, Related Topics of Agriculture
Plant Injuries
Plant Injuries > Fungus Diseases
Domestic Architecture > Farmhouse Architecture
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Pertanian/Agroteknologi
Depositing User: Dewi Winianingsih
Date Deposited: 17 Feb 2020 09:51
Last Modified: 17 Feb 2020 09:51
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/28902

Actions (login required)

View Item View Item