Interaksi sosial masyarakat perkotaan dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama: Studi deskriptif RW 02 di Kelurahan Paledang Kecamatan Lengkong Kota Bandung

Rohimat, Rohimat (2019) Interaksi sosial masyarakat perkotaan dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama: Studi deskriptif RW 02 di Kelurahan Paledang Kecamatan Lengkong Kota Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak (1).pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi (1).pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1 (1).pdf

Download (696kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2 (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3 (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (417kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4 (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB) | Request a copy

Abstract

Di kota Bandung, khususnya di Kelurahan Paledang terdapat keunikan sendiri dibandingkan dengan tempat lainnya yaitu terdapat 3 tempat ibadah yang berbeda yang saling berdekatan yaitu adanya Mesjid Al-Amanah, Gereja Pentakosta, dan Vihara Girimetta. Dan sekarang tempat tersebut sudah dikenal dengan sebutan Kampung Toleransi. Oleh karena itu, penulis merasa tertarik uutuk meneliti di tempat tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu faktor dan pola kehidupan seperti apa yang diterapkan oleh masyarakat Kelurahan Paledang sehingga bisa hidup rukun berdampngan dengan satu sama lain meskipun berbeda keyakinan. Dalam menggunakan kerangka teori penulis terfokus pada interaksi sosial yaitu dimana ada 4 konsep AGIL yang dikemukakan oleh Talcott Parsons yang berisi tentang struktural fungsionalisme. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis metode deskriptif kualitatif dengan didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan juga menggunakan pendekatan sosiologis. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa terciptanya kerukunan, karena masing-masing dari setiap pemeluk agama saling terbuka dan menerima keberadaan dari agama lain. Adanya keanekaragaman beragama yang ada di Kelurahan Paledang, tidak membuat hubungan interaksi antar warga Paledang menjadi renggang dan kaku, justru hal tersebut membuat keindahan tersendiri yang dapat dilihat dari pola interaksi bermasyarakat warga Paledang. Dalam kegiatan yang bersifat sosial, masyarakat Kelurahan Paledang tidak memandang adanya kelompok mayoritas ataupun minoritas. Mereka selalu menanamkan rasa persaudaraan yang sangat kuat dan menjunjung tinggi sikapgotong royong di dalam masyarakatnya. Hal ini terlihat dari pola hubungan sosial keagamaan dan pola hubungan sosial kemasyarakatan, yang mana hal-hal tersebut akan menjelaskan bagaimana pola kerukunan umat beragama yang terjadi di Kelurahan Paledang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Interaksi Sosial; Kerukunan Umat Beragama; Kelurahan Paledang.
Subjects: Religious Mythology > Interreligious Relations
Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Interactions between Groups
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Perbandingan Agama
Depositing User: Rohimat bin Nurdin
Date Deposited: 05 Feb 2020 07:04
Last Modified: 05 Feb 2020 07:04
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/29230

Actions (login required)

View Item View Item