Pola pengembangan ekonomi kreatif berbasis home industry pada masyarakat cililin: Studi pada home industry wajit pusaka di desa Mukapayung kecamatan Cililin kabupaten Bandung Barat

Nurlatifah, Yuni (2016) Pola pengembangan ekonomi kreatif berbasis home industry pada masyarakat cililin: Studi pada home industry wajit pusaka di desa Mukapayung kecamatan Cililin kabupaten Bandung Barat. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (285kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (330kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)

Abstract

Pembangunan di Indonesia telah mengalami pergeseran dari era pertanian (masyarakat agraris) ke era industri (masyarakat modern atau industri). Sehingga sektor industri menjadi andalan pergerakan ekonomi oleh pemerintah. Tetapi sejak tahun 1998 akibat krisis moneter, banyak industri-industri yang menjadi tumpuan ekonomi Indonesia mengalami kebangkrutan sehingga menimbulkan angka pengangguran serta angka inflasi yang tinggi. Pada saat yang sama satu sisi industry-industri besar yang menjadi andalan ketahanan ekonomi nasional runtuh, tetapi pada sisi lain industri kecil yang berada ditengah masyarakat menengah ke bawah justru tetap bertahan dan eksis ditengah gelombang krisis tersebut. Seperti halnya yang terjadi di Desa Mukapayung Cililin Bandung Barat ini. Banyak home industry yang terus bertahan salah satunya pengolahan makanan khas Cililin yaitu Wajit Pusaka. Fokus penelitian ini adalah bagaimana strategi pengembangan wajit Pusaka sehingga tetap bertahan ?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi (realitas), strategi pengembangan hingga factor penunjang dan penghambat dalam pengembangan Wajit Pusaka di Desa Mukapayung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat. Kerangka penelitian ini didasarkan bahwa Industri merupakan salah satu kegiatan ekonomi manusia yang memiliki posisi strategis dan potensial sebagai sumber penghasilan nafkah masyarakat dalam usahanya menghasilkan kebutuhan hidup manusia. Jenis industri bermacam-macam. Jika dilihat dari sisi tenaga kerja dan produk yang dihasilkan, ada yang disebut industri rumahan atau home industry. Agar industri rumahan ini tetap eksis maka perlu kreatifitas dalam menanganinya, maka disebut juga dengan industry kreatif. Industri kreatif mengombinasikan kreativitas keterampilan atau kreasi (creation) dan kecakapan untuk menghasilkan produk yang bagus (product) serta komersialisasi (commercialization) sehingga menciptakan lapangan pekerjaan sekitarnya. Secara umum, penelitian ini menggunaka pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, dengan menekankan pada pemberian gambaran atau melukis jelaskan mengenai gejala-gejala yang terjadi dimasyarakat atau peristiwa yang paling aktual. Adapun langkah-langkah penelitiannya adalah dari menentukan metode, jenis data, sumber data, teknik pengumpulan data hingga teknik analisis data, dan diakhiri dengan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa home industry Wajit Pusaka di Desa sudah ada sejak tahun 1950-an hingga saat ini. Industri ini dikelola secara turun temurun. Eksisnya home industry Wajit Pusaka ini dikarenakan wajit Pusaka dibuat dari bahan baku yang berkualitas, pengolahannya dilakukan dengan alat-alat manual dan modern secara professional serta pengemasannya yang unik dan menarik. Strategi pengembangan home industry Wajit Pusaka ini dilakukan dengan dua startegi yaitu internal dan eksternal. Strategi internalnya seperti meningkatkan sumber daya manusianya (SDM) pada level keluarga dan modal usaha keluarga. Sedangkan strategi eksternal adalah seperti strategi produk, strategi harga dan strategi pemasaran. Adapun faktor penunjangnya adanya dukungan dari pemerintah. Kemudian minat konsumsi makanan tradisional yang sehat dan alamiah semakin baik, dan tersedianya pemasok bahan-bahan pembuat wajit sebagai kesinambungan produksi wajit ini. Sedangkan faktor penghambatnya adalah masalah cara mensikapi harga bahan baku yang sangat fluktuatif, persaingan antar industri wajit di Kecamatan Cililin, serta sulitnya mengatasi plagiasi produk.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: ekonomi kreatif; home industri; pengembangan ekonomi
Subjects: Production, Industrial Economics
Production, Industrial Economics > International Economic Development In Specific Localities
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Ilham Nurfauzi
Date Deposited: 14 Feb 2020 02:43
Last Modified: 14 Feb 2020 02:43
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/29505

Actions (login required)

View Item View Item