Pengelolaan keuangan daerah di era Otonomi Daerah pada Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung

Fitriani, Anisa Nur (2019) Pengelolaan keuangan daerah di era Otonomi Daerah pada Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (220kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (263kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB) | Request a copy

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan daerah di era otonomi daerah. Penelitian ini menggunakan teori dari Panglima saragih dimana Sejalan dengan pelaksanaan desentralisasi atau otonomi daerah saat ini, prinsip dasar atau asas-asas pengelolaan keuangan daerah keuangan sektor publik mengalami berbagai perubahan paradigma. Paradigma baru pengelolaan keuangan daerah atau APBD paling tidak mendekati atau mengikuti paradigma yang berbembang dalam pengelolaan keuangan modern yang dapat di terapkan oleh pemerintah. Perubahan paradigm ini seiring dengan konsep good governance dalam konsep penyelenggaraan pemerintahan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Agar pengelolaa keuangan daerah di era otonomi ini berjalan dengan baik untuk mencapai kesejahteraan rakyat, Maka dari itu dimensi dalam pengelolaan keuangan ini adalah transparansi, efisien, efektif, akuntabilitas, dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang di gunakan peneliti yaitu menggunakan teknik analisis data dari Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, pengelolaan keuangan daerah di era otonomi daerah pada Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung sudah berjalan cukup baik dengan adanya Transparansi dibuktikan dengan memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan publik. Efektifitas dibuktikan dengan adanya Laporan Realisasi Aanggran Kecamatan Paseh Tahun 2018 di kecamatan tersebut telah sesuai denga teori yang dikemukakan oleh Panglima Saragih bahwa program sudah sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan. Akuntabilitas dibuktikan dengan adanya laporan keuangan yang di periksa oleh BPK dan juga partisipatif dibuktikan dengan diadakannya Musyawarah Rencana Pembangunan masyarakat. Jadi masyarakat turut andil dalam perencanaan pembangunan di daerahnya. Namun dari dimensi pengelolaan keuangan dapat diketahui bahwa di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung belum dapat dikatakan efisien di buktikan dengan Laporan Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah 2018 Yang mana dari data tersebut dapat di lihat dari segi pendapatan/ penerimaan lebih rendah dari pada belanja yang dikeularkan oleh kecamatan paseh.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Penelolaan Keuangan Daerah; Otonomi Daerah;
Subjects: Accounting > Public Accounting
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Negara
Depositing User: Anisa Nur Fitriani
Date Deposited: 18 Feb 2020 04:24
Last Modified: 18 Feb 2020 04:24
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/29537

Actions (login required)

View Item View Item