Pengaruh bimbingan keagamaan terhadap pencegahan Simptom Narcissistic Personality Disorder pada remaja: Studi kuantitatif pada siswa jurusan teknik komputer jaringan kelas XI A di SMK Darul A'mal Kota Metro Lampung

Aulia, Ulfa (2020) Pengaruh bimbingan keagamaan terhadap pencegahan Simptom Narcissistic Personality Disorder pada remaja: Studi kuantitatif pada siswa jurusan teknik komputer jaringan kelas XI A di SMK Darul A'mal Kota Metro Lampung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (434kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (368kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (472kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (774kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (910kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (788kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (470kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB) | Request a copy

Abstract

Kehidupan remaja selalu menarik perhatian lebih bagi sekelilingnya. Semua hal yang remaja lakukan akan disorot dampaknya bagi sekitar, baik itu dalam aspek positif maupun negatif. Salah satu sifat negatif dari remaja yang seringkali muncul yaitu ciri-ciri Narcissistic Personality Disorder, hal ini disebabkan karena para remaja berada pada fase mencari jati diri. Untuk mencegah dan meminimalisir adanya simptom dari NPD¸ diperlukan suatu upaya, salah satunya yaitu dengan bimbingan keagamaan. Penelitian ini dilakukan guna untuk mengukur sejauh mana pengaruh bimbingan keagamaan yang dilaksanakan di SMK Darul A’mal Kota Metro, terhadap pencegahan NPD pada ¬remaja. Dengan tujuan untuk lebih mendalami manfaat dan pengaruh yang bisa didapatkan dari nilai-nilai tasawuf yang terselip dari setiap bimbingan keagamaan yang diberikan pada remaja. Menurut Arifin, bimbingan keagamaan merupakan usaha dalam memberikan bantuan untuk seseorang yang memiliki kesusahan lahir dan batin, berbentuk pertolongan dalam bidang spiritual dan mental, agar orang itu bisa menghadapinya dengan kemampuan sendiri atas iman dan taqwanya pada Allah. Sedangkan NPD, menurut Nevid dkk adalah perasaan bangga yang berlebihan pada diri sendiri serta pengharapan yang besar akan pujian, ingin orang lain memandangnya dengan spesial. Namun mereka mempunyai perasaan empati yang rendah terhadap orang lain, selalu ingin dilihat dan menjadi pusat perhatian. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan perhitungan statistik menggunakan jenis penelitian asosiatif kausal atau korelasional. Penelitian ini dilakukan pada siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan SMK Darul A’mal Metro yang berjumlah 34 orang. Tahap awal penelitian yang dilakukan yakni observasi langsung, selanjutnya memberikan bimbingan keagamaan berupa materi tentang nilai-nilai agama yang berkaitan dengan NPD. Lalu melakukan wawancara pada beberapa siswa yang mendapat bimbingan keagamaan. Terakhir pengambilan data melalui angket/kuesioner yang diberikan pada responden, yang kemudian data tersebut diolah dalam aplikasi IBM SPSS 25. Berdasarkan hasil data yang telah diolah, ditemukan bahwa: 1) Prosentase kegiatan bimbingan keagamaan di SMK Darul A’mal tertinggi adalah kategori sedang, yaitu sebesar 50%. 2) Prosentase sikap NPD pada remaja yang tertinggi ada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 41.1%. 3) Pengaruh bimbingan keagamaan terhadap pencegahan simptom NPD dari hasil uji hipotetsis yaitu Signifikansi 0,000 lebih kecil dari probabilitas 0,05 yang berarti bahwa terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. 4) Nilai pearson product moment correlations memiliki rhitung -0,777 pada signifikansi 0,000. Yang berarti bahwa korelasinya berada pada kategori kuat. Karena hasilnya berupa nilai negatif, artinya bahwa semakin tinggi variabel X (Bimbingan Keagamaan) maka akan semakin berkurang variabel Y (NPD). Dengan perolehan nilai bimbingan keagamaan di atas, menunjukkan bahwa sebagian dari mereka cukup dalam mengaplikasikan bimbingan keagamaan yang diterima. Kemudian mengenai NPD, maka dapat diartikan bahwa sebagian dari mereka perlu lebih upaya dalam menghindari berbagai ciri-ciri dari simptom NPD ini. Berdasarkan hasil dari analisis penelitian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penelitian sesuai dengan hipotesis awal, yaitu adanya “Pengaruh Bimbingan Keagamaan terhadap Pencegahan Simptom Narcissistic Personality Disorder pada Remaja”. Sehingga semakin baik bimbingan keagamaan yang dilakukan, maka semakin rendah pula adanya simptom NPD pada siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bimbingan; Agama; Narcissistic Personality Disorder; Remaja
Subjects: Psychology > Experinmental Research
Differential and Developmental Psychology > Psychology of Young People Twelve to Twenty
Applied Psychology > Counseling and Interviewing
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Ulfa Aulia
Date Deposited: 07 Sep 2020 02:05
Last Modified: 07 Sep 2020 02:05
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/33120

Actions (login required)

View Item View Item