Manajemen kurikulum Boarding School: Penelitian di Al-Furqon Islamic Boarding School Singaparna Tasikmalaya

Arianto, Aip (2020) Manajemen kurikulum Boarding School: Penelitian di Al-Furqon Islamic Boarding School Singaparna Tasikmalaya. Masters thesis, UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (552kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (493kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (470kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi banyak model pendidikan boarding school yang notabene awalnya adalah pesantren kurang optimal dalam mengintegrasikan kurikulum sekolah dengan kurikulum pesantren. Kedua kurikulumnya berjalan sendiri-sendiri tidak terintegrasi satu dengan yang lainnya. Hal ini mengakibatkan tujuan pendidikan ataupun tujuan institusi menjadi tidak terarah dan menghasilkan output pendidikan yang tidak jelas. Kurang optimalnya dalam mengintegrasikan kurikulum sekolah dengan kurikulum pesantren ini disebabkan banyak faktor, diantaranya: pesantren umumnya belum memiliki sumber daya manusia ahli dalam bidang manajemen pendidikan, pesantren umumnya belum memahami maksud dari integrasi kurikulum secara komprehensif, berubah-ubahnya kurikulum Nasional, dan penyelenggaraan kurikulum boarding school belum ada acuan standar yang jelas dari pemerintah. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti melakukan studi pendahuluan ke beberapa boarding school yang notabene awalnya adalah pesantren di Kabupaten Tasikmalaya. Peneliti menemukan masih banyak penyelenggaraan kurikulum boarding school yang belum terintegrasi dan hanya beberapa yang telah terintegrasi dengan baik. Salah satu penyelenggara kurikulum boarding school terintegrasi diantaranya Al-Furqon Islamic Boarding School. Penelitian ini bertujuan untuk menganalsis perencanaan kurkulum, pelaksanaan kurikulum, evaluasi kurikulum, dan mengetahui penghambat serta pendukung pelaksanaan manajemen kurikulum dalam menintegrasikan kurikulum di Al-Furqon Islamic Boarding School. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum di Al-Furqon Islamic Boarding School terintegrasi sekolah dan pesantren (asrama), namun kebijakan pesantren lebih mendominasi dalam menentukan keputusan. Pelaksanan manajemen kurikulum Al-Furqon Islamic Boarding School didukung oleh sudah cukup banyak pengelola pendidikannya dengan latar belakang pendidikan s2, tempat praktik ilmu agama yang luas dan banyaknya kegiatan-kegiatan keagamaan di pesantren. Adapun hambatannya yakni kekurangan jumlah guru MIPA, berubah-ubahnya kurikulum nasional dan kurangnya sarana prasarana sekolah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Manajemen; Kurikulum; Boarding School
Subjects: Education, Research
Educational Institutions, Schools and Their Activities > Religious Schools
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Aip Prianto
Date Deposited: 30 Dec 2020 03:51
Last Modified: 30 Dec 2020 03:51
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/36026

Actions (login required)

View Item View Item