Pelaksanaan Tabungan Mudharabah Arisan di BPR Syariah Al Salaam Bandung

Ayu Hartanti, Ayu (1209302020) (2014) Pelaksanaan Tabungan Mudharabah Arisan di BPR Syariah Al Salaam Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (39kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (523kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (334kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB)

Abstract

Bank syariah melakukan kegiatan usahanya di bidang Lembaga Keuangan Bank, yang kegiatan intinya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya bagi yang membutuhkan (funding and landing) di samping kegiatan perbankan lainnya. Tabungan syariah arisan yang dibenarkan secara syariah, yaitu tabungan yang berdasarkan prinsip wadi’ah atau mudharabah. Dalam transaksi ini nasabah bertindak sebagai shahib al-maal atau pemilik dana, dan bank bertindak sebagai mudharib atau pengelola dana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana akad mudharabah pada produk tabungan arisan di BPR Syariah Al Salaam Bandung, bagaimana pelaksanaan tabungan arisan yang diterapkan di BPR Syariah Al Salaam Bandung, dengan harapan dapat memberikan tambahan tabungan sesuai dengan aturan syariah. Dan bagaimana tinjauan Fiqh Muamalah terhadap produk tabungan arisan dengan menggunakan akad mudharabah di BPR Syariah Al Salaam Bandung. Dalam mengaplikasikan prinsip mudharabah, penyimpan dana atau deposan bertindak sebagai shahib al-maal (pemilik modal) dan bank sebagai mudharib (pengelola). Bank kemudian melakukan penyaluran pembiayaan kepada nasabah peminjam yang membutuhkan dengan menggunakan dana yang diperoleh tersebut baik dalam bentuk murabahah, ijarah, mudharabah, musyarakah atau bentuk lainnya. Hasil usaha ini selanjutnya akan dibagi hasilkan kepada nasabah penabung berdasarkan nisbah yang disepakati. Dalam hal ini bank menggunakannya untuk melakukan mudharabah kedua, maka bank bertanggung jawab penuh atas kerugian yang terjadi. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode studi kasus yang merupakan metode kualitatif. Sedangkan teknik yang digunakan dalam menghimpun data adalah wawancara dan data sekunder yakni data tambahan dari data yang bersumber dari buku-buku yang berkaitan dengan pelaksanaan tabungan mudharabah arisan di.BPR Syariah Al Salaam Bandung. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam produk tabungan mudharabah arisan di BPR Syariah Al Salaam dilakukan dengan dua akad sekaligus, yaitu akad mudharabah dan akad wadi’ah yang mana apabila peserta ingin mengikuti tabungan arisan ini harus membuka rekening tabungan wadi’ah terlebih dahulu. Dengan kata lain, tabungan arisan ini menggunakan dua akad dalam satu transaksi. Secara fiqh muamalah, tabungan arisan ini mengandung unsur gharar karena adanya ketidak jelasan dalam pengundian yang dilakukan pada tabungan mudharabah arisan ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: arisan, mudharabah, bank syariah
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Bank Islam, Baitul Mal Wat Tamlil
Financial Economics, Finance > Saving Banks
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Users 11 not found.
Date Deposited: 15 Feb 2016 04:29
Last Modified: 10 Mar 2016 04:24
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/377

Actions (login required)

View Item View Item