Pengaruh Tingkat Penggunaan EM- 4 pada Proses Pembuatan Silase Limbah Padat Bioetanol terhadap Kadar Asam Laktat, p H dan Kadar Air

Al Arsy Rosita, Al Arsy (2016) Pengaruh Tingkat Penggunaan EM- 4 pada Proses Pembuatan Silase Limbah Padat Bioetanol terhadap Kadar Asam Laktat, p H dan Kadar Air. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (119kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (590kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)

Abstract

Bioetanol sebagai energi alternatif bisa digunakan sebagai salah satu solusi dalam menanggulangi kekurangan bahan bakar minyak dimasa kini dan masa yang akan datang. Singkong bisa digunakan sebagai bahan dasar bioetanol, namun pembuatan bioetanol berbahan dasar singkong ini ternyata menghasilkan limbah produksi, baik limbah padat, cair maupun gas yang limbahnya ini masih belum adanya pengolahan secara maksimal. Untuk mengurangi tingkat pencemaran limbah bioetanol khususnya limbah yang berwujud padat salah satunya dengan dibuat menjadi silase. EM-4 bisa digunakan sebagai starter dalam pembuatan silase. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan EM-4 terhadap kadar asam laktat, pH dan kadar air pada silase dari limbah padat bioetanol tersebut. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan fermentasi anaerob selama 21 hari dengan pemberian konsentrasi EM-4. Parameter yang diukur adalah kadar asam laktat, pH, kadar air, serat kasar, dan suhu, pengukuran terhadap parameter dilakukan setiap 3 hari sekali selama 21 hari. Setelah dilakukan fermentasi selama 21 hari dapat diketahui ternyata terjadi peningkatan kadar asam laktat dari hari pertama hingga hari ke-21 dengan penambahan EM-4 sebanyak 1% dengan kadar asam laktat tertinggi yaitu 3,75% dan untuk serat kasarnya terjadi penurunan dengan penambahan EM-4 sebanyak 0,75% memiliki nilai serat kasar terendah yaitu 13,77%. Rata-rata Kadar air 82,92-84,62%, dengan rata-rata pH 4,39-5,82 dan rata-rata suhu 22,83ºC-23,19ºC. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan EM-4 ini efektif dalam meningkatkan kadar asam laktat dan menurunkan kadar serat kasar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Fermentasi, Limbah Padat Bioetanol, Silase.
Subjects: Biology
Biology > Auxiliary Techniques and Procedures of Biology, Apparatus, Equipment, Procedures, Microscopy
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Sopia Respiawati
Date Deposited: 22 Aug 2017 06:01
Last Modified: 22 Aug 2017 06:01
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4165

Actions (login required)

View Item View Item