Pengaruh Pemberian Urea dan Sulfur pada Pembuatan Silase Limbah Padat Bioetanol yang Diberi Starter EM-4

Yanti Jayanti M., Yanti (2016) Pengaruh Pemberian Urea dan Sulfur pada Pembuatan Silase Limbah Padat Bioetanol yang Diberi Starter EM-4. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (389kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (422kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (539kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)

Abstract

Pembuatan bioetanol berbahan dasar singkong menghasilkan limbah padat yang berpotensi untuk dijadikan pakan ternak. Namun, limbah tersebut memiliki kandungan nutrisi yang rendah, apabila diberikan pada ternak secara langsung. Berdasarkan hasil analisis, limbah tersebut mengandung serat kasar tinggi yaitu 16,57%. Dengan demikian, perlu adanya pengolahan terlebih dahulu, salah satunya adalah dengan cara fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh urea dan sulfur terhadap fermentasi limbah padat bioethanol dengan menggunakan starter EM-4 (Effective Microorganisms-4). Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3, 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah urea dengan dosis N1=0%, N2=1,5%, dan N3=3%, dan faktor kedua adalah sulfur dengan dosis S1=0,00%, S2=0,02%, dan S3=0,04%. Peubah amatan pada penelitian ini adalah asam laktat, pH, susut bahan kering, dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara penambahan urea dan sulfur terhadap asam laktat, susut bahan kering, dan serat kasar, namun tidak terdapat interaksi urea dan sulfur terhadap pH. Penambahan urea 3% menghasilkan asam laktat paling tinggi dengan nilai rata-rata 1,32% dan serat kasar yang paling rendah dengan nilai rata-rata 11,58%. Penambahan sulfur 0,04% menghasilkan asam laktat paling tinggi yaitu 1,30%, serta menghasilkan pH dan susut bahan kering yang rendah dengan nilai rata-rata 3,80 dan 12,97%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa urea 3% dan sulfur 0,04% merupakan perlakuan yang paling baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: EM4 (Effective Mikroorganisms 4), Fermentasi, Limbah Padat Bioethanol, Sulfur, Urea
Subjects: Biology
Biology > Data Processing and Analysis of Biology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Sopia Respiawati
Date Deposited: 05 Sep 2017 07:56
Last Modified: 05 Sep 2017 07:56
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4218

Actions (login required)

View Item View Item