Dampak perkawinan di bawah umur terhadap kehidupan rumah tangga: Penelitian di Kecamatan Cinambo Kota Bandung

Harahap, Silmi Affan (2020) Dampak perkawinan di bawah umur terhadap kehidupan rumah tangga: Penelitian di Kecamatan Cinambo Kota Bandung. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (387kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (685kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (630kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB) | Request a copy

Abstract

Perkawinan dibawah umur tercatat sebanyak 46 persen yang terjadi di setiap tahun di Indonesia yang mempelai perempuannya berusia antara 15 sampai 19 tahun. 5% diantaranya melibatkan mempelai perempuan yang berusia di bawah 15 tahun. Perkawinan ini menyebabkan angka “kemiskinan” naik. Sehingga diangap suatu perbuatan deviasi atau tercela oleh negara. Penelitian yang berjudul “Dampak Perkawinan Di Bawah Umur Terhadap Kehidupan Rumah Tangga” berupaya untuk mengetahui dan menganalisa gambaran umum praktik perkawinan dibawah umur di Kecamatan Cinambo, dampak yang ditimbulkan pasca perkawinan terhadap kehidupan rumah tangga, serta pandangan tokoh Cinambo mengenai perkawinan dibawah umur. Penelitian ini berangkat dari teori mashlahah, teori ini menurut Wahab Khalaf adalah kemashlahatan yang oleh syari’ tidak dibuatkan hukum untuk mewujudkannya, tidak ada dalil syara’ yang menunjukkan dianggap atau tidaknya kemashlahatan itu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif-analitis, jenis penelitian ini adalah field research (studi lapangan). Sumber data primer penelitian ini adalah pelaku perkawinan dibawah umur yaitu Z.A dan T.A serta R.F. dan A.A. sumber data sekunder yang diperoleh dari kitab, buku, jurnal, dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses perkawinan dilangsungkan dengan sadar sebagai bentuk ibadah. Dampak yang ditemukan positif dan negatif, menjaga diri dari perbuatan maksiat dan menjaga nasab anak yang lahir disisi positif. Tidak memiliki kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan masyarakat setempat dan memiliki ketidakmampuan ekonomi yang mandiri karena mengandalkan penghasilan orang tua disisi negatif. Menurut pandangan tokoh setempat, fenomena semacam ini dapat dikatakan sebagai upaya mencegah mafsadat dan menjemput maslahat karena terdapat kegiatan menjaga agama, jiwa manusia, keturunan, akal pikiran, dan harta kekayaan serta keummatan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Perkawinan; Di Bawah Umur; Mashlahat.
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam
Culture and Institutions > Marriage
Private Law > Domestic Relations, Family Law, Marriage
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Silmi Affan Harahap
Date Deposited: 01 Sep 2021 05:50
Last Modified: 01 Sep 2021 05:50
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/42475

Actions (login required)

View Item View Item