Pengikatan ion logam Cu2+ pada brick tanah liat termodifikasi serta pengaruhnya terhadap kualitas air

Fitriani, Fenny (2017) Pengikatan ion logam Cu2+ pada brick tanah liat termodifikasi serta pengaruhnya terhadap kualitas air. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (216kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (389kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)

Abstract

Limbah cair logam Cu laboratorium sangat berbahaya ketika tidak ditangani dan dibuang langsung ke badan air. Tanah liat, abu sekam padi, kaolin, pasir merupakan bahan alam yang memiliki kandungan silika yang banyak dan dapat digunakan untuk mengikat ion logam Cu2+. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjerap logam dalam media yang dapat digunakan atau dimanfaatkan seperti brick. Semua bahan dihaluskan hingga partikelnya berukuran 17,7×10-3 cm. Semua bahan dicampurkan dengan model limbah logam Cu2+ 1000mg/L, dicetak hingga menjadi brick setengah jadi dan kemudian dikalsinasi bertingkat. Brick direndam dan air rendaman pada pH 3, 5.5, dan 7. Air hasil rendaman brick dianalisis menggunakan parameter DHL, TSS, COD, pH dan analisis kadar logam dengan AAS. Kadar Cu2+ pada air hasil rendaman berkisar antara 0,0018-0,0025. Rata-rata kadar terbesar didapat dari brick yang memiliki komposisi abu sekam padi yang lebih banyak dari kaolin. Nilai TSS yang diperoleh sanggat kecil dan hampir seragam di angka 18 mg/L. Pada air dengan pH awal 3 terjadi kenaikan, pada pH awal 5,5 tidak terjadi perubahan pH, pada pH awal 7 terjadi penurunan pH. Nilai pada pengujian dhl berkisar antara 52,2-99,5. Pada pengujian DHL rata-rata nilai terbesar terlihat pada komposisi dengan kaolin yang lebih banyak. Nilai COD berkisar antara 4-730. Nilai 4 didapat dari komposisi brick dengan kaolin lebih banyak. Hasil karakterisasi dengan XRD menunjukan dominasi dari kuarsa. Selain itu terdapat albit dan juga kristobalit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tembaga; Limbah Cair; Logam; Tanah Liat; Kaolin;
Subjects: Ecology
Ecology > Environmental Chemistry
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Kimia
Depositing User: Sopia Respiawati
Date Deposited: 14 Sep 2017 04:04
Last Modified: 11 Feb 2019 07:54
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4281

Actions (login required)

View Item View Item