Studi Sifat Magnet dan Spektroskopi Sinar Tampak pada Darah Hijamah

Resi Rosanti, Resi (2016) Studi Sifat Magnet dan Spektroskopi Sinar Tampak pada Darah Hijamah. Diploma thesis, Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (287kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (556kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (114kB)

Abstract

Besi merupakan mikromineral yang paling banyak dalam tubuh makhluk hidup yang memiliki peranan penting dalam reaksi biokimia, yaitu pada proses transfer oksigen. Telah dilakukan pengkajian kadar dan kimiawi besi dalam darah hijamah berdasarkan waktu sampling, jenis kelamin dan objek usia yang berbeda dengan menggunakan neraca kerentanan magnet (Magnetic Susceptibility Balance, MSB) dan pola spektrum sinar tampak. Dilakukan pula analisis kuantitatif dengan menggunakan pektroskopi serapan atom (SSA) untuk menegaskan hasil yang diperoleh dari penentuan sifat magnet dan spektrum sinar tampak. Sifat magnet yang dianalisis menggunakan neraca kerentanan magnet (MSB) terhadap hasil sampling tanggal 19 bulan Hijriyah, jenis kelamin laki-laki, dan objek sampel usia 40-50 tahun kurang paramagnetik daripada waktu sampling tanggal 4 bulan Hijriyah, jenis kelamin perempuan, dan objek usia 20-30 tahun. Hasil pengamatan spektroskopi sinar tampak menghasilkan puncak pada panjang gelombang 400-415 nm yang mengindikasikan keberadaan kompleks besi-porfirin. Analisis menggunakan spektroskopi serapan atom (SSA) menghasilkan perubahan kadar besi pada sampling tanggal 19 bulan Hijriyah, pada jenis kelamin laki-laki, dan pada objek sampel usia 40-50 lebih banyak daripada waktu sampling tanggal 4 bulan Hijriyah, pada jenis kelamin perempuan, dan objek usia 20-30 tahun.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Besi; Darah Hijamah; Porfirin; Sifat Magnet; Spektroskopi
Subjects: Analytical Chemistry
Analytical Chemistry > Qualitative Analysis, Quantitavie Analysis of Chemistry
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Kimia
Depositing User: Sopia Respiawati
Date Deposited: 18 Sep 2017 08:22
Last Modified: 18 Sep 2017 08:22
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4294

Actions (login required)

View Item View Item