Studi Kandungan Mineral dan Kekuatan Magnet Mineral dari Beberapa Sampel Batu Akik (Gemstones) di Jawa Barat

Robby Yoga Pratama, Robby (2016) Studi Kandungan Mineral dan Kekuatan Magnet Mineral dari Beberapa Sampel Batu Akik (Gemstones) di Jawa Barat. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB II)
5_bab2.pdf

Download (605kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (605kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (972kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127kB)

Abstract

Batu akik akhir-akhir ini sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia karena memiliki keragaman, dalam corak warna dan kekerasannya. Penelitian batu akik masih minim dilakukan termasuk ketertarikan masyarakat akan keragaman corak warnanya belum banyak dipahami dari aspek ilmu kimianya. Ragam karakteristik batu akik tersebut diperkirakan memiliki hubungan yang erat dengan kandungan mineral dan unsur-unsur logam transisi. Dengan asumsi adanya logam-logam transisi, maka perlu dilakukan pemeriksaan kekuatan magnetnya. Oleh karena itu telah dilakukan penelitian terhadap beberapa sampel batu akik, dua batu akik Pancawarna (PW-E1 dan PW-E2), Hijau Garut (HG-00), Bulu Macan (BM-CS) dan Fosil Kayu (FK-00), dengan melakukan karakterisasi menggunakan difraksi sinar-x (XRD), fluoresensi sinar-x (XRF) dan neraca kerentanan magnet (MSB). Berdasarkan hasil XRF pada PW-E1, PW-E2, HG-00 dan BM-CS menunjukkan bahwa batuan tersebut tergolong batuan dengan warna allochromatic sedangkan pada FK-00 tergolong batuan dengan warna pseudochromatic. SiO2, Fe2O3, Al2O3 merupakan tiga oksida yang paling banyak ditemukan pada sampel. Berdasarkan hasil MSB nilai kekuatan magnet PW-E1 di atas kemampuan alat, BM-CS memiliki sifat paramagnetik tinggi disusul HG-00, PW-E2, dan FK-00. Berdasarkan hasil XRD mineral-mineral yang terkandung pada PW-E1 adalah kuarsa, KNO3 dan moganit; pada PW-E2 adalah LiGaSi0,88O2 dan kuarsa; pada HG-00 adalah Na1,8Ga2Si19O41,9, Al0,67¬Fe0,33(PO4) dan KYb2F7; pada BM-CS adalah kuarsa dan kristobalit; pada FK-00 adalah kuarsa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Batu Akik; Mineral; Paramagnetik; Kuarsa.
Subjects: Procedures, Equipment of Chemistry
Procedures, Equipment of Chemistry > Laboratories of Chemistry
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Kimia
Depositing User: Sopia Respiawati
Date Deposited: 20 Sep 2017 02:25
Last Modified: 20 Sep 2017 02:25
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4296

Actions (login required)

View Item View Item