Perencanaan Jaringan LTE-Advanced dengan Metode Carrier Aggregation (CA) Intra-Band Contiguous di Kota Bandung

Hendra Lesmana Sakti, Hendra (2016) Perencanaan Jaringan LTE-Advanced dengan Metode Carrier Aggregation (CA) Intra-Band Contiguous di Kota Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (759kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (932kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (710kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (844kB)
[img] Text (BAB VI)
9_bab6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi dalam dunia telekomunikasi meningkatkan kebutuhan akses data yang handal agar pertukaran informasi bisa lebih cepat dan stabil. Meningkatnya kebutuhan layanan data mendorong terbentuknya inovasi dalam layanan akses broadband. Salah satunya adalah teknologi terbaru yakni LTE-Advanced. LTE-Advanced merupakan teknologi 3GPP release 10 yang berbeda dengan LTE pada 3GPP release 8, dimana penggunaan bandwidth dimaksimalkan melalui Carrier Aggregation (CA). Perencanaan jaringan LTE-Advanced di Kota Bandung dengan metode carrier aggregation intra-band contiguous menggunakan band frekuensi yang sama. Dalam frekuensi tersebut terdapat dua buah carrier yang saling kontinyu untuk meningkatkan kapasitas jaringan. Perencanaan dilakukan berdasarkan pendimensian capacity dan coverage serta simulasi pada software. Parameter yang dianalisis dalam simulasi adalah Level Signal, CINR Level, Connected User dan Throughput yang akan dibandingkan dengan perencanaan tanpa carrier aggregation. Berdasarkan capacity planning, perencanaan jaringan LTE-Advanced dengan menggunakan carrier aggregation lebih efisien dengan hanya membutuhkan 51 site untuk memenuhi kebutuhan trafik. Sedangkan dalam coverage planning kedua perencanaan menghasilkan jumlah site yang sama dengan 69 site untuk dapat mencakup seluruh area tinjauan. Pada hasil simulasi, didapatkan nilai rata-rata level signal sebesar 80,69 dBm, CINR Level 5,41 dB, user connected 68,15% dan throughput user sebesar 1552,76 Mbps untuk jaringan LTE-Advanced dengan carrier aggregation intra-band contiguous. Sementara untuk perencanaan tanpa carrier aggregation menghasilkan nilai rata-rata 80,93 dBm, CINR Level 4,21 dB, user connected 60,25% dan throughput user sebesar 694,22 Mbps. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat, perencanaan jaringan LTE-Advanced dengan metode carrier aggregation intra-band contiguous lebih baik dibandingkan perencanaan jaringan LTE tanpa carrier aggregation dan layak dipertimbangkan oleh operator-opaerator telekomunikasi untuk dapat diimplementasikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Carrier Aggregation, LTE-Advanced, Signal, Throughput
Subjects: Applied Physics
Applied Physics > Communication Engineering
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Teknik Elektro
Depositing User: Sopia Respiawati
Date Deposited: 29 Sep 2017 05:00
Last Modified: 29 Sep 2017 05:00
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4370

Actions (login required)

View Item View Item