Pemikiran Keagamaan K.H.Udung Abdurahman Ya’kub di Kabupaten Bandung (1940-1988)

Yusuf Gunawan, Yusuf (1211501085) (2015) Pemikiran Keagamaan K.H.Udung Abdurahman Ya’kub di Kabupaten Bandung (1940-1988). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (379kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (627kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (436kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (776kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB)

Abstract

Salah satu pemikiran yang menarik dalam peristiwa sejarah adalah pemikiran K.H.Udung Abdurahman Ya’kub (1908-1988). Beliau adalah seorang tokoh/ulama lokal (Kabupaten Bandung) namun buah dari pemikirannya hingga saat ini masih dibaca, dikaji, bahkan diikuti. Dalam karyanya yang pertama “Nadzoman” disebutkan bahwa Allah itu anegleng (bertahta) di atas Arasy. Hal ini yang kemudian mengundang polemik di kalangan ulama pada saat itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana biografi dari K.H.Udung Abdurahman Ya’kub dan bagaimana pemikiran keagamaan K.H.Udung Abdurahman Ya’kub di Kabupaten Bandung (1940-1988). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menemukan bahwa K.H.Udung Abdurahman Yaa’kub adalah ulama yang yang lahir di Kabupaten Bandung. Lahir pada tahun 1908 dan wafat pada tahun 1988. Ayahnya bernama K.H. Ya’kub dan ibunya yaitu Hj. Ratu Saribanon. Tahun 1955 hingga tahun 1957 beliau bermukim di Mekkah dan mengajar para mukimin di Masjidil Haram. Sepulangnya dari Mekkah, beliau mulai melaksanakan gerakan pemurnian aqidah Islam yang langsung berlandaskan kepada Al-Quran dan Hadits. Karya-karya yang ditulisnya yaitu, periode 1940-1965 : Nadzoman, Susunan Kateranmgan Islam, Tarjamah Quran Bahasa Sunda, Sual Djawab, Al-Adzkar, dan Hadyul Iman. Pemikirannya, pertama teologi. Bertumpu pada sifat Allah dalam surat Thaha ayat 5 yaitu “Yang Maha Pemurah anegleng di atas ‘Arasy”. Kedua, fiqih. Beliau tidak bermazhab (tidak mengambil salah satu mazhab tertentu), namun pendapat para imam mazhab dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memahami nas-nas Alquran dan Hadits. Ketiga, terjemah Quran Bahasa Sunda. Metode yang digunakan adalah metode harfiyah. Penulisannya disajikan secara berhadapan {ayat Quran maupun terjemahnya dipisahkan oleh tanda setrip (-)}. Periode 1965-1988 karyanya : Tarjamah Riyadush Shalihin Bahasa Sunda, Penjelasan Ushul Ahkam, Tata Tertib Jama’ah Islamiyah, Dasar-dasar Elmu Nahwu Sharaf Bahasa Sunda, dan Al-amtsila>tu al-tashri>fiyyah wa al-nahwiyah. Pemikirannya, pertama fiqih. Pemikiran fiqih pada periode ini lebih kepada bagaimana cara-cara berfiqih dan menerapkan hukum Islam secara benar dengan bersumber kepada sumber utama yaitu Quran dan Hadits dan meninggalkan budaya taqlid. Kedua, tentang politik. Melahirkan konsep Jama’ah Islamiyah, yaitu suatu konsep untuk menyatukan umat Islam dalam satu wadah keIslaman (Jama’ah Keagamaan). Ketiga, bahasa. Untuk memahami bahasa (nahwu sharaf) maka harus mengenal peun (titik) dan koma pokok, mengenal pokok-pokok pembicaraan, mengenal sambungan pokok pembicaraan, mengenal harkat akhir : Rofa’, Nasab, dan Jar, dan memperbanyak latihan meng-i’rab.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Islam > Islamic History
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Dede Komalasari
Date Deposited: 05 Oct 2017 00:39
Last Modified: 05 Oct 2017 00:39
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4405

Actions (login required)

View Item View Item