Pola Pengelolaan Irigasi dalam Mencegah Terjadinya Konflik (Penelitian pada Masyarakat Petani di Ciroke Majalengka)

Muhamad Lupi, Muhamad (2013) Pola Pengelolaan Irigasi dalam Mencegah Terjadinya Konflik (Penelitian pada Masyarakat Petani di Ciroke Majalengka). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFATAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (265kB) | Preview
[img] Text (BAB I SD IV)
4_bab1sd4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
5_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (114kB)

Abstract

Pengelolaan irigasi dalam bidang pertanian merupakan suatu yang krusial di kalangan masyarakat petani, sentimen kepentingan setiap pemilik lahan untuk mengairi sawahnya sangat besar, dalam pengelolaan irigasi tentu harus ada yang mengatur serta mengerti dan memahami keadaan air supaya masyarakat bisa terbagi rata. Karena kalau tidak terbagi rata, tidak dapat dipungkiri kemungkinan terjadinya konflik. Karenanya dibutuhkan sebuah aturan dan kebijakan yang jelas dalam pengelolaan air dan pembagian air. Dengan demikian peran Pemerintah Desa sangat penting, karena Pemerintah Desa dianggap dapat menengahi apabila ada permasalahan diantara petani. Namun peran Pemerintah Desa juga kurang cukup menengahi permasalahan tersebut karena seharusnya mengikut sertakan masyarakat petani. Masyarakat petani selayaknya ikut serta dalam pengelolaan irigasi supaya pencegahan konflik di masarakat terelokasi. Pengelolaan tersebut menyebabkan dampak yang sangat besar dalam berbagai bidang kehidupan, seperti ekonomi, sosial dan lingkungan. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk konflik yang terjadi akibat dari pengelolaan irigasi di kalangan masyarakat petani Kampung Ciroke Desa Cidadap Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka. dan mengetahui pola pengelolaan irigasi dalam mencegah terjadinya konflik di kalangan petani Kampung Ciroke Desa Cidadap Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif. Sumber data primer diperoleh secara langsung dari informan di lapangan, informan tersebut adalah para petani, masyarakat setempat dan aparat Desa terkait pola pengelolaan irigasi dalam mengatasi terjadinya konflik. Sumber data sekunder diperoleh melalui buku-buku, dokumen atau sumber lain yang relevan untuk mendukung dalam penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan data yaitu berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Temuan data di lapangan bahwa pola pengelolaan irigasi dapat menyebabkan bentuk-bentuk konflik yang terjadi di masyarakat Kampung Ciroke Desa Cidadap, bentuk-bentuk konflik yang terjadi di masyarakat seperti percekcokan/adu mulut dan perkelahian. Pengelolaan irigasi yang dikelola Pemerintah Desa setempat kurang terlaksana dengan baik karena banyak masyarakat petani yang masih mengalami konflik, namun pihak Desa memberikan wewenang kepada petani untuk mengelola sumur bor/saluran irigasi. setelah di kelola oleh pihak petani pola pengelolaan irigasi lumayan berhasil karena dapat mengurangi konflik yang sering terjadi. Pola pengelolaan irigasi yang kurang baik dapat menyebabkan terjadinya konflik di masyarakat petani memiliki dampak terhadap tingkat perekonomian, sosial dan lingkungan di masyarakat. Dalam hal ekonomi masyarakat mengalami kesulitan dalam mengelola apalagi mengembangkan kebutuhan, lahan pertanian yang ditanami mengalami penurunan hasil panen dan masyarakat petani banyak tidak menanami lahan pertaniannya karena biaya yang diperlukan sangat besar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: irigasi, konflik
Subjects: Communities > Community Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 17 Feb 2016 02:43
Last Modified: 26 Feb 2016 10:57
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/442

Actions (login required)

View Item View Item