Hubungan Khithabah di Kalangan Ibu-Ibu dengan Tanggung Jawab Membina Keluarga: Penelitian pada Pengajian Majelis Taklim Al-Amin Dusun Singkup Rt/Rw 002/ 005, Desa Nanggerang, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang

Gina Permatasari, Gina (1211402028) (2015) Hubungan Khithabah di Kalangan Ibu-Ibu dengan Tanggung Jawab Membina Keluarga: Penelitian pada Pengajian Majelis Taklim Al-Amin Dusun Singkup Rt/Rw 002/ 005, Desa Nanggerang, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
3_bab1.pdf

Download (620kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
4_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (666kB)
[img] Text (BAB III)
5_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (722kB)
[img] Text (BAB IV)
6_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB)

Abstract

Khithabah merupakan salah satu bentuk kegiatan dakwah yang masih eksis, bukan hanya ditinjau dari segi efektifitas penyampaiannya, tetapi juga ditinjau dari segi respon masyarakat terhadap metode ini. Penelitian ini mengkaji tentang hubungan antara Khithabah dengan Tanggung Jawab Membina Keluarga. Berkaitan dengan itu, penelitian ini mengangkat permasalahan diantaranya adalah Bagaimana Proses Kegiatan Khithabah dalam Meningkatkan Pembinaan Keluarga di Majelis taklim Al-amin, Bagaimana Tanggung jawab membina Keluarga oleh Jamaah di Majelis Taklim Al-Amin, Bagaimana Hubungan Khithabah di kalangan Ibu-ibu dengan tanggung jawab membina keluarga di Majelis Taklim Al-Amin. Penelitian ini dilakukan bertolak dari pemikiran bahwa lembaga sosial yang paling kecil adalah keluarga. Karena keluarga merupakan mata rantai kehidupan, apabila lingkungan keluarga baik, kehidupan disekitarnya juga akan baik. Atas dasar pemikiran ini khithabah sebagai salah satu metode dalam berdakwah sangat dibutuhkan. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui proses kegiatan khithabah dalam meningkatkan pembinaan terhadap keluarga di majelis taklim Al-amin, untuk mengetahui tanggung jawab membina keluarga oleh jamaah di Majelis taklim Al-amin, Untuk mengetahui hubungan khithabah di kalangan Ibu-ibu dengan tanggung jawab membina keluarga di Majelis Taklim Al-Amin. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional. Tujuannya adalah untuk mencari hubungan di antara variable-variabel yang diteliti, atau meneliti sejauh mana variabel satu berhubungan dengan variabel lainnya dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu angket, observasi, wawancara dan kepustakaan. Estimasi validitas angket sebagai instrument pengumpulan data utama dalam penelitian ini menggunakan expert judgment, sedangkan estimasi reliabilitasnya menggunakan formula rulon dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,86.. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan membandingkan besaran thitung yang jumlahnya 5.619 dan ttabel yang jumlahnya 2.045 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nihil (h0) dalam penelitian ini ditolak dan h1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel X (Kegiatan khithabah) dengan variabel Y (Tanggung jawab membina keluarga) dengan hubungan tingkat tinggi yaitu 0.72 dimana rata-rata variabel X yaitu 4.25 ada pada kategori baik dan variabel Y yaitu 4.21 ada pada kategori baik. Di lihat dari perhitungan koefisien determinasi bahwa variable X memberikan kontribusi sebesar 51.84% terhadap variable Y dan sisanya sebesar 48.16% ditentukan oleh faktor lain.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ethics of Family Relationships
Islam > Da'wah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Users 3781 not found.
Date Deposited: 05 Oct 2017 11:45
Last Modified: 05 Oct 2017 11:45
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4428

Actions (login required)

View Item View Item