Implikasi Paedagogis Al-Qur’an Surah Al-Ahzab Ayat 35 tentang Kriteria Insan Kamil (Analisis Ilmu Pendidikan Islam).

Dadan Budi, Dadan (2013) Implikasi Paedagogis Al-Qur’an Surah Al-Ahzab Ayat 35 tentang Kriteria Insan Kamil (Analisis Ilmu Pendidikan Islam). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (387kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (555kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (668kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (744kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf

Download (322kB) | Preview

Abstract

Al-Qur’an sebagai kalamullah merupakan rujukan dalam menentukan kriteria insan kamil. Insan kamil adalah sebuah konsep yang secara teknis muncul dalam literatur Islam di sekitar awal abad ke-7 H/ 13 M, dan sampai saat ini konsep insan kamil masih tetap bertahan, bahkan oleh mayoritas pemikir muslim, insan kamil dinyatakan sebagai tujuan puncak pendidikan Islam. Berhubung karena pada permulaannya konsep insan kamil yang masuk kedalam ranah ilmu pendidikan Islam ini muncul atas gagasan tokoh-tokoh sufi, menarik kiranya untuk meneliti pengertian insan kamil yang dinyatakan oleh para ahli pendidikan, hal tersebut diperlukan sebelum melakukan penelitian terhadap al-Qur’an yang menjadi rujukan dalam menentukan kriteria insan kamil. Adapun ayat al-Qur’an yang syarat dengan kriteria insan kamil salah satunya adalah al-Qur’an surah al-Ahzab ayat 35. Penelitian terhadap al-Qur’an surah al-Ahzab ayat 35 tentang kriteria insan kamil penting dilakukan untuk dijadikan pedoman dan memperjelas indikator keberhasilan pendidikan Islam. Dalam membatasi ruang lingkup penelitian, ada tiga poin yang dijadikan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) Pemaparan ahli pendidikan tentang pengertian insan kamil. 2) Penafsiran mufassirin terhadap al-Qur’an surah al-Ahzab ayat 35. 3) Implikasi paedagogis al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 35 tentang kriteria insan kamil. Penelitian ini berawal dari pemikiran bahwa al-Qur’an adalah sumber ilmu pendidikan Islam yaitu suatu uraian ilmiah tentang bimbingan pendidikan kepada anak didik dalam perkembangannya agar tumbuh secara wajar sesuai dengan ajaran Islam dalam rangka membentuk insan kamil. Keterangan yang dinyatakan al-Qur’an menjadi rujukan tentang kriteria insan kamil yang dapat dijadikan pedoman dalam menentukan indikator keberhasilan tujuan pendidikan Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi/ content analysis, berdasarkan data-data yang sudah dihimpun. Dalam pengumpulan data, yang menjadi data primer adalah mushaf al-Qur’an yang diterbitkan oleh Departemen Agama RI, Tafsir al-Qur’an Perkata, Tafsir al-Mishbah, Tafsir al-Azhar, Tafsir al-Maraghi, dan Tafsir al-Quran al-Azhim, sedangkan data sekunder yaitu data-data yang mempermudah dalam menemukan teori-teori yang berhubungan dengan penelitian ini terutama literatur-literatur yang mendeskripsikan ilmu pendidikan Islam dan konsep insan kamil. Penganalisisan data dilakukan dengan proses satuan, kategorisasi, penafsiran data, dan membuat kesimpulan. Pada bagian terakhir penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa 1) Insan kamil merupakan manusia yang sehat jasmani, berketerampilan, dan ruhani yang berkualitas. 2) Berdasarkan penafsiran mufassirin, al-Qur’an surah al-Ahzab ayat 35 menerangkan tentang tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh orang yang benar-benar meyakini ajaran Islam, yang puncaknya membentuk kepribadian muslim yang sejati. 3) Implikasi paedagogis al-Qur’an surah al-Ahzab ayat 35 tentang kriteria insan kamil dapat dinyatakan bahwa pendidik perlu memiliki kompetensi dalam mentransformasikan ajaran Islam kepada peserta didik dan berusaha semaksimal mungkin supaya peserta didik betul-betul meyakininya, sehingga memiki akidah bahwa Allah senantiasa melihat setiap perbuatan khususnya yang bernilai ibadah, kepribadian pendidik perlu menampilkan perilaku yang patut dicontoh oleh peserta didiknya, dan pendidik harus mampu menggali makna yang terkandung dalam materi pembelajaran sehingga peserta didik sadar terhadap kebesaran Allah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Islam > Interpretation and Criticism of Koran
Islam > Islamic Religious Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dede Komalasari
Date Deposited: 18 Oct 2017 06:39
Last Modified: 14 Sep 2018 02:36
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4488

Actions (login required)

View Item View Item