Dampak Pabrik Industri Sebagai Bentuk Modernisasi terhadap Pola Keberagamaan Masyarakat di Desa Tanjunglaya Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung.

Imam Fathur Rohman, Imam (2015) Dampak Pabrik Industri Sebagai Bentuk Modernisasi terhadap Pola Keberagamaan Masyarakat di Desa Tanjunglaya Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (279kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (443kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (558kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (115kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)

Abstract

Agama merupakan unsur terpenting dalam masyarakat tradisional, karena ia berfungsi sebagai pemelihara dan pengawas kelangsungan masyarakat. Namun seiring dengan perkembangan masyarakat itu sendiri yang ditandai oleh adanya pabrik indusri sebagai bentuk modernisasi yang bercirikan rasional, individual, efektif, efesien dan materialis, telah mengubah pola keberagamaan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, dampak industi pabrik terhadap pola keberagamaan masyarakat menjadi fenomena yang menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini untuk memahami pola keberagamaan masyarakat sebelum adanya industri pabrik dan untuk menganalisis dampak pabrik industri sebagai bentuk modernisasi terhadap pola keberagamaan masyarakat. Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa modernisasi suatu masyarakat sebagai proses transformasi dengan segala aspek di dalamnya termasuk pergantian teknik produksi dari cara-cara tradisional ke cara-cara modern bisa berdampak terhadap kehidupan beragama. Pola keberagamaan masyarakat tersebut bisa ditinjau dari pengalaman keagamaannya yang diekspresikan dengan pemahaman, ritual dan kelompok keberagamaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan paradigma naturalistik kualitatif. Metode ini digunakan untuk memahami fenomena sosial dari persfektif dalam (inner perspective) yang berkaitan dengan makna, persepsi, proses peristiwa, dan simbol. Berdasarkan fenomena di lapangan bahwa pola keberagamaan masyarakat sebelum adanya pabrik industri menunjukkan Agama Islam bersumber dari pesantren dengan tokohnya ajengan atau Kyai yang memiliki kharisma, ritual kolektif, mengutamakan persamaan, tanpa pamrih, mistis, dan taklid (tergantung ajengan). Sedangkan dampak pabrik industri terhadap pola keberagamaan menunjukkan adanya beberapa perubahan di sebagian masyarakat yaitu individualisme, rasional atau anti taklid (tidak tergantung), pentingnya usaha daripada mengandalkan takdir, berani menyatakan perbedaan, pentingnya uang (tidak hanya ganjaran dari Allah), dan ritual yang efektif dan efisien. Semua itu hasil analisis dari pemahaman doktrin Islam, ritual dan kelompok keberagamaan masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Social Process > Social Change
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Perbandingan Agama
Depositing User: Users 3781 not found.
Date Deposited: 07 Nov 2017 01:17
Last Modified: 07 Nov 2017 01:17
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4648

Actions (login required)

View Item View Item