Pengaruh Botanical Trap ekstrak daun saliara (Lantana Camara L.) dan limbah media tumbuh jamur merang terhadap populasi serangga hama pada tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas saturnus

Robin, Robin (2021) Pengaruh Botanical Trap ekstrak daun saliara (Lantana Camara L.) dan limbah media tumbuh jamur merang terhadap populasi serangga hama pada tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas saturnus. Sarjana thesis, Uin Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (294kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (630kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (632kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)

Abstract

Tanaman mentimun merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena memiliki banyak manfaat dan peluang usaha yang amat besar. Produksi mentimun mengalami penurunan hasil akibat kerusakan yang disebabkan oleh hama yang menyerang mentimun. Salah satu cara untuk pengendalian serangga hama ramah lingkungan adalah dengan memanfaatkan daun saliara pada sebuah perangkap berupa botanical trap dan pemberian limbah media tumbuh jamur merang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interaksi dan kombinasi taraf antara konsentrasi ekstrak saliara dan dosis limbah media jamur yang efektif terhadap populasi serangga hama dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun var. Saturnus. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juli 2021. Bertempat di Kampung Geleuh Careuh, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten dengan ketinggian wilayah 350 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dua faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi ekstrak daun saliara (25%, 50% dan 75%). Faktor kedua yaitu dosis limbah media tumbuh jamur merang (50 gr dan 60 gr). Setiap unit percobaan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya interaksi antara botanical trap ekstrak daun saliara dan limbah media tumbuh jamur merang. Namun terdapat pengaruh secara mandiri dari perlakuan limbah media jamur merang terhadap intensitas serangga hama dan pertumbuhan serta hasil tanaman mentimun dengan dosis terbaik adalah 50 gram. Sedangkan botanical ekstrak daun saliara tidak berpengaruh nyata secara mandiri terhadap populasi serangga hama dan pertumbuhan serta hasil tanaman mentimun.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Mentimun; Serangga hama; Botanical trap; Ekstrak saliara; Limbah jamur merang
Subjects: Plants, Botany
Arthropoda
Field and Plantation Crops
Garden Crops, Horticulture, Vegetables
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Pertanian/Agroteknologi
Depositing User: Robin Robin
Date Deposited: 25 Jan 2022 01:21
Last Modified: 25 Jan 2022 01:22
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/48217

Actions (login required)

View Item View Item