Bahasa Jurnalistik Tempo.co (Studi Analisis Isi Kuantitatif Penggunaan Bahasa Jurnalistik Rubrik Nasional Tempo.co edisi Oktober 2015)

Deni Nugraha, Deni (2016) Bahasa Jurnalistik Tempo.co (Studi Analisis Isi Kuantitatif Penggunaan Bahasa Jurnalistik Rubrik Nasional Tempo.co edisi Oktober 2015). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (462kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (783kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB)

Abstract

Konvergensi media berhasil menciptakan media massa dalam bentuk digital yang dalam penayangannya bersifat kesegeraan. Karena sifat tersebut, tidak jarang media online melakukan kekeliruan dalam konteks teks beritanya. Padahal sebuah informasi bisa diterima oleh khalayak apabila media menyampaikannya dengan bahasa yang baik dan benar. Permasalahan ini menjadi penting untuk diteliti karena selain sebagai penyampai informasi, media massa juga dinilai sebagai “pengenal bahasa” memiliki keterkaitan. Bahasa menjadi barometer utama dalam proses penyampaian informasi sebuah media massa kepada khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis penggunaan bahasa jurnalistik, meliputi penggunaan bahasa baku, kaidah tata bahasa dan ejaan yang telah disempurnakan pada berita Nasional Tempo.co. Penilaian tersebut diambil dari persentase kesalahan yang dibuat berdasarkan masing-masing kategori pada berita yang berjumlah enam puluh. Acuan dalam penelitian ini yaitu karakteristik dan prinsip dasar penulisan bahasa jurnalistik menurut Rosihan Anwar, karena pada dasarnya setiap jenis tulisan harus memenuhi standar dari ketiga kategori tersebut. Bahasa jurnalistik didasarkan pada penggunaan bahasa baku, tidak menganggap sepi kaidah tata bahasa, dan memperhatikan ejaan yang baik dan benar. Ketiga unsur tersebut penting diperhatikan oleh setiap media, khususnya juru warta, karena berkaitan dengan upaya penyampaian informasi kepada khalayak sehingga pembaca mampu menerima informasi yang disampaikan secara mudah, lengkap, dan jelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis isi. Menurut Stempel, terdapat empat tahapan metodologi yang digunakan dalam teknik analisis isi, yaitu pemilihan satuan analisis, konstruksi kategori, penarikan sampel dan reliabilitas koding. Hasil penelitian antara dua koder, diketahui penggunaan bahasa baku Tempo.co tergolong tinggi sebesar 82.2% dilihat dari persentase kesalahan penggunaannya sebesar 17.8%. Selanjutnya, penggunaan kaidah tata bahasa juga tergolong tinggi sebesar 88.8%, diambil dari persentase kesalahan penggunaan kaidah tata bahasa sebesar 11.2%. Persentase kesalahan penggunaan kaidah tata bahasa diambil dari kesalahan morfologi sebesar 12.7%, fonologi 42%, dan sintaksis 45.3%. Sementara penggunaan ejaan yang disempurnakan tergolong paling rendah sebesar 29%, diambil dari persentase kesalahan ejaan yang disempurnakan yang mencapai 71%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Media Online, Bahasa Jurnalistik, Bahasa Baku, Kaidah Tata Bahasa, Ejaan yang Disempurnakan (EYD)
Subjects: Systems > Theory of Communication and Control
Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Sopia Respiawati
Date Deposited: 17 Nov 2017 07:28
Last Modified: 17 Nov 2017 07:28
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4848

Actions (login required)

View Item View Item