Kebijakan Redaksional Detikcom dalam Menentukan Kredibilitas Narasumber dari Akun Twitter sebagai Pesan Berita Online

Nur Lela, Nur Lela (2015) Kebijakan Redaksional Detikcom dalam Menentukan Kredibilitas Narasumber dari Akun Twitter sebagai Pesan Berita Online. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (25kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (424kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (30kB)
[img] Text (BAB V)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB)

Abstract

Diera globalisasi informasi semakin menjamur berbagai macam aplikasi media yang bisa digunakan untuk berkomunikasi. Salah satu yang paling cepat perkembanganya adalah sosial media Twitter. Adanya media ini berpengaruh terhadap para civitas media khususnya media Online. Detikcom sebagai pelopor media Online pertama di Indonesia telah melihat hal positif dari perkembangan media sosial tersebut, dimana selain sebagai media komunikasi, media sosial Twitter bisa menjadi sumber berita pertama atau rujukan awal ketika wartawan menulis suatu berita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kebijakan Redaksional Detikcom dalam menentukan Kredibilitas Narasumber pada pesan Berita Onlinenya yang diambil dari akun Twitter. Kredibilitas narasumber ini penting karena berpengaruh terhadap akurasi dan objektifitas berita yang disampaikan kepada publik. Dimana berita yang dibuat oleh media Online tidak hanya mengutamakan kecepatan dan keringkasan tetapi juga dapat dipercaya. Menggunakan kerangka pemikiran dengan konsep Kredibilitas Komunikator yang disampaikan oleh Koehler dipadukan dengan konsep Jalaludin Rahmat yang terdapat pada teori Psikologi Komunikator lewat pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif dapat membantu merumuskan kredibilitas narasumber yang dipakai oleh Detikcom. Tiga konsep kredibilitas ini yang dianggap relevan dilakukan dalam penelitian ini adalah : Keahlian, Kepercayaan dan Kedinamisan. Hasil dari penelitian ini adalah: Aspek kepercayaan narasumber dari akun Twitter mudah didapatkan apabila narsumbernya adalah tokoh politik karena kebanyakan akun mereka telah terverrifikasi; Aspek keahlian narasumber dari akun Twitter akan diperoleh tergantung dari siapa yang memberikan keterangan dalam hal ini seperti para pakar, pengamat, pihak berwenang; Aspek Kedinamisan yang cirinya berupa ketegasan,keberanian dan keaktifan narasumber bisa didapatkan berdasarkan pengalaman wartawan yang pernah mewawancarai secara langsung, tetapi biasanya berita yang memerlukan keaktifan adalah berita perselisihan, Detikcom cukup objektif dan berimbang dalam hal pemberitaan Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah : (1) Redaksi Detikcom lebih mudah menentukan aspek kepercayaan narasumber jika diambil dari Twitter narasumber tokoh politik. (2) Detikcom lebih mengedepankan aspek keahlian narasumber untuk dapat memperkaya data dan informasi bagi pembaca. (3) Untuk melihat aspek kedinamisan, biasanya dilihat dari keaktifan narasumber dari akun Twitter yag sedang mengalami perseteruan. Biasanya Detikcom memberitakan keduanya dalam satu frame, lalu dapat menentukan siapa yang lebih aktif memberikan pendapatnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Detik com, Kredibilitas, Nara sumber, Akun Twitter, Pesan, Berita Online
Subjects: Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media
Communications Telemunications > Wireless Communications
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: Sopia Respiawati
Date Deposited: 04 Dec 2017 08:53
Last Modified: 04 Dec 2017 08:53
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/4958

Actions (login required)

View Item View Item