Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas anak di bawah umur di Polrestabes Bandung

Siddik, Ariz Irsyad (2016) Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas anak di bawah umur di Polrestabes Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (251kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (424kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (189kB)

Abstract

Pelaku pelanggaran lalu lintas salah satunya adalah pengendara yang masih digolongkan sebagai anak, yaitu di bawah usia 17 tahun. Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, di dalam Pasal 81 Ayat (2) yang menyatakan persyaratan pemohon SIM perseorangan berdasarkan usia adalah minimal berusia 17 tahun. Banyak ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Anak di Polrestabes Bandung dan terus meningkat setiap tahun nya. Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan harus jadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas dengan mengutamakan disiplin dalam berkendara. Teori yang akan digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah berdasarkan teori Prof. Dr. Soerjono soekanto yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum adalah faktor hukum nya sendiri, faktor penegak hukum, faktor sarana atau fasilitas yang mendukung penegakan hukum dan faktor masyarakat. Penelitian yang dilaksanakan bersifat deskrptif analisis, yakni penelitian yang ditunjukan untuk menggambarkan dan memaparkan fakta - fakta terkait penegakkan hukum pelanggaran lalu lintas terhadap anak di bawah umur di Polrestabes Bandung, dengan menggunakan metode pendekatan Yuridis Nomatif, yakni pendekatan yang memandang hukum sebagai doktrin atau seperangkat aturan yang bersifat normatif (law in book). Pendekatan ini dilakukan melalui upaya pengkajian atau penelitian kepustakaan. Penegakkan hukum pelanggaran lalu lintas anak di bawah umur di wilayah hukum Polrestabes Bandung, melakukan dengan cara preventif (pencegahan) maupun refresif (penindakan), preventif adalah dengan cara melakukan kerjasama dengan pihak sekolah, program polisi sahabat anak, oprasi simpatik Polrestabes, sedangkan represif adalah teguran lisan, teguran tertulis dan tilang. Adapun kendala dalam melaksanakan penegakan hukum pelanggaran lalu lintas anak di bawah umur ialah kendala intern masih terbatasnya personil Polrestabes Bandung terutama bagian Sat Lantas, kemampuan public speaking tiap personil berbeda, sedangkan kendala ekstern memilki kekerabatan dengan polisi dan pelanggar melarikan diri. Serta upaya Polrestabes Bandung dalam penegakan hukum pelanggaran lalu lintas anak di bawah umur dengan cara memaksimalkan segala upaya untuk mengatasi kendala-kendala dalam penegakan hukum baik kendala kepolisian itu sendiri maupun kendala dari luar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Criminal Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 19 Jan 2018 08:59
Last Modified: 19 Jan 2018 08:59
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/5296

Actions (login required)

View Item View Item