Gambaran Resiliensi pada remaja muallaf: Study kasus pada remaja yang melakukan Konversi Agama

Rosita, Rita (2014) Gambaran Resiliensi pada remaja muallaf: Study kasus pada remaja yang melakukan Konversi Agama. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (26kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (25kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (373kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (525kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (330kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127kB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap satu fenomena yang terjadi pada seseorang yang memutuskan untuk melakukan konversi agama dari agama Kristen ke agama Islam pada masa remajanya. Keputusannya tersebut, membuat yang bersangkutan dikucilkan oleh keluarganya (terutama kehilangan kasih saying dari orang tuanya), dikeluarkan dari komunitas serta organisasi pemuda keagamaan dilingkungannya. Serta keputusannya untuk pergi dari rumah dan kota kelahirannya. Besarnya resiko yang dialami S setelah keputusannya untuk beralih kepada Islam, tetap membuat S mampu melanjutkan hidupnya dengan baik. Menurut Reivich & Shatte (2002: 33), kemampuan untuk mengatasi dan beradaptasi terhadap kejadian yang berat atau masalah yang terjadi dalam kehidupan itu disebut dengan resiliensi. Dan untuk mencapai individu yang resilien maka perlu adanya factor-faktor pendukung yang dimliki individu untuk mencapai resiliensi. Resiliensi dibangun dari tujuh kemampuan yang berbeda dan hampir tidak ada satupun individu yang secara keseluruhan memiliki kemampuan tersebut dengan baik. Tujuh kemampuan tersebut yaitu: emotion regulation, impulse control, optimism, causal analysis, emphaty, self-efficacy dan reaching out. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Studi fenomenologi digunakan karena peneliti berharap untuk mendapatkan gambaran detil dari subjek penelitian. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dan observasi terhadap subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian,diketahui bahwa gambaran resiliensi pada remaja muallaf yang melakukan konversi agama, maka terlihat bahwa Subjek M.M telah menunjukan gambaran ketujuh aspek resiliensi dari Reivich. K & Shatte. A (2002), sehingga M.M mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi setelah ia memutuskan untuk melakukan konversi agama,dan terlihat bisa bersosialisasi dengan baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Differential and Developmental Psychology > Psychology of Young People Twelve to Twenty
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 29 May 2018 19:20
Last Modified: 29 May 2018 19:20
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/5851

Actions (login required)

View Item View Item