Pertemuan antar Adat dan Agama dalam Upacara Talimbu Lapas dalam Masyarakat Bisaya: Studi di Kampung Mansud Sabah, Malaysia

Nurshahumizam, Nurshahumizam (2018) Pertemuan antar Adat dan Agama dalam Upacara Talimbu Lapas dalam Masyarakat Bisaya: Studi di Kampung Mansud Sabah, Malaysia. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (442kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (509kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (733kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)

Abstract

Masyarakat Bisaya merupakan salah satu dari pelbagai etnik yang terdapat di Malaysia, khususnya di Negeri Sabah. Terdapat pelbagai budaya dan tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat tersebut yang membedakan dengan masyarakat yang lain. Khususnya dalam masyarakat Bisaya ini terdapat satu upacara tolak bala yang disebut Talimbu Lapas. Sama seperti masyarakat adat yang lain masih mengamalkan ritual tolak bala walaupun mereka semuanya beragama Islam. Penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian berkaitan upacara adat ini. Untuk mengetahui bagaimana dalam sebuah upacara, unsur-unsur adat dan unsur agama Islam itu boleh bersatu. Dan penulis juga dapat mengkaji tentang pengertian Talimbu Lapas dalam masyarakat Bisaya seperti apa, cara perlaksanaanya maupun untuk mengetahui unsur-unsur agama dan budaya yang terdapat didalam upacara tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif melalui teknik pengumpulan data, berupa library research (studi kepustakaan), observasi, dan interview (wawancara) kepada tokoh yang dipandang mengetahui permasalahan. Hasil dari penelitian mendapati bahawa upacara Talimbu Lapas ini dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan untuk menghindar atau menolak dari terkena mala petaka yang tidak baik. Dan penulis meneliti unsur adat menggunakan teori 7 unsur kebudayaan, tetapi memilih 4 unsur yang dirasa berkaitan. Unsur kebudayaan yang terdapat dalam upacara ini adalah berupa peralatan yang digunakan semasa upacara, sistem kemasyarakatan yang akan berkumpul disatu tempat apabila upacara diadakan. Selain itu Sistem bahasa yang mereka gunakan adalah berbeda ketika pertuturan sehari-hari dan ketika upacara berlangsung. Dan sistem religi mereka masih bersifat animisme dan dinamisme, mempercayai kekuatan lain selain dari tuhan Yang Maha Esa. Manakala unsur agama yang terdapat dalam upacara ini adalah dilihat dari bacaannya. Seperti terkandung bacaan beberapa ayat-ayat suci Al-quran, dzikir-dzikir dan selawat-selawat ke atas nabi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pertemuan; Adat; Agama; Upacara
Subjects: Aqaid (Aqidah, Akidah) dan Ilmu Kalam > Islam tentang Agama dan Aliran Lain, Hubungan Islam dengan Agama dan Aliran Lain
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Perbandingan Agama
Depositing User: Users 11 not found.
Date Deposited: 02 Feb 2018 08:44
Last Modified: 02 Feb 2018 08:44
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/6017

Actions (login required)

View Item View Item