Pengaruh air kelapa dan 6-Benzylaminopurine (BAP) terhadap multiplikasi nanas (Ananas Comosus L. Merr.) varietas si madu secara In Vitro

Kartika, Tika (2014) Pengaruh air kelapa dan 6-Benzylaminopurine (BAP) terhadap multiplikasi nanas (Ananas Comosus L. Merr.) varietas si madu secara In Vitro. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (412kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (505kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (567kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB)

Abstract

Langkah antisifasif pemenuhan kebutuhan massal bibit nanas dilakukan dengan kultur jaringan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) alternatif. Air kelapa merupakan subtitusi ZPT alami yang mengandung kinetin (sitokinin), zeatin, dan IAA (auksin) serta hara mikro hara N, P, K, dan sukrosa. Desain percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan tiga perlakuan air kelapa (100 mL/L, 150 mL/L, dan 200 mL/L) yang dikombinasikan dengan tiga perlakuan BAP (0,5 mg/L, 1 mg/L, 1,5 mg/L) terhadap media Murashige and Skoog ditambah kontrol tanpa air kelapa dan BAP. Setiap perlakuan dan kontrol diulangi sebanyak empat kali ulangan. Data dianalisis menggunakan Analisis Variansi (ANAVA) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) dengan taraf kepercayaan 95% (α=5%). Parameter yang diamati yaitu tinggi planlet, jumlah tunas, jumlah akar, jumlah daun, dan persentase kematian eksplan. Kombinasi 200 mL/L air kelapa dan 0,5 mg/L BAP memberi pengaruh tinggi planlet terbaik (14,06 mm), perlakuan 150 mL/L air kelapa dan 1,5 mg/L BAP pada jumlah daun terbanyak (15,87 helai) dan jumlah tunas terbanyak (3,79 eksplan), perlakuan 200 mL/L air kelapa dan 1,0 mg/L BAP (1,17), dan persentase kematian sebesar 10,94%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Air kelapa; BAP; kultur jaringan; multiplikasi; morfogenesis; nanas
Subjects: Ecology > Population Biology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 29 May 2018 21:37
Last Modified: 29 May 2018 21:37
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/6220

Actions (login required)

View Item View Item