Pelaksanaan Eksekusi Terhadap Benda Jaminan Yang Dipindahtangankan Pada Lembaga Pembiayaan Cabang Tulang Bawang Lampung Menurut Pasal 23 Ayat (2) Undang-Undang No 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia

Lismayanti, Mutia (2018) Pelaksanaan Eksekusi Terhadap Benda Jaminan Yang Dipindahtangankan Pada Lembaga Pembiayaan Cabang Tulang Bawang Lampung Menurut Pasal 23 Ayat (2) Undang-Undang No 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia. Diploma thesis, Uin Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_caver.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (205kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (674kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)

Abstract

Jaminan fidusia adalah hak jaminan atas benda bergerak baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud dan benda tidak bergerak. Menurut Pasal 23 Ayat (2) Undang-undang Jaminan Fidusia Pemberi fidusia dilarang mengalihkan, menggadakan, atau menyewakan kepada pihak lain benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia yang tidak merupakan benda persediaan kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari penerima fidusia.Namun dalam kenyataannya masih menimbulkan permasalahan hukum dalam pelaksanaan eksekusi yaitu objek jaminan fidusia sudah tidak berada ditempat semula diketahui atau objek jaminan fidusia telah dipindahtangankan oleh debitur tanpa sepengetahuan kreditur atau Lembaga Pembiayaan. Tujuan dari penulisan ini adalah 1) Untuk mengetahui pelaksanaan eksekusi terhadap benda jaminan yang dipindahtangankan dalam hal debitur wanprestasi di Lembaga Pembiayaan 2) Mengetahui kendala yang muncul dalam pelasanaan eksekusi terhadap benda jaminan yang dipindah tangankan dalam hal debitur wanprestasi. 3) mengetahui upaya penyelesaian sengketa terhadap benda jaminan yang dipindah tangankan dalam hal debitur wanprestasi di Lembaga Pembiayaan. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif analitis yaitu menuturkan dan menafsirkan data yang ada untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh dan sistematis tentang pelaksanaan eksekusi terhadap objek jaminan fidusia yang dipindah tangankan dan metode pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti tentang eksekusi Jaminan Fidusia. Berdasarkan hasil penelitian bahwa 1) Pelaksanaan eksekusi terhadap objek benda jaminan fidusia yang dipindah tangankan dalam hal debitur wanprestasi di Lembaga Pembiayaan bertentangan dengan undang-undang Jaminan Fidusia No 42 Tahun 1999. 2) Kendala internal dalam eksekusi yaitu penarikan barang jaminan yang tidak mudah, Kendala eksternal yaitu adanya campur tangan pihak ketiga atau mengalihkan kepada pihak ketiga. Kendala yang dihadapi konsumen karna tidak melaporkan benda jaminan yang dipindah tangankan ialah sulitnya proseses pemindahan benda jaminan kepada pihak ketiga, biaya yang tidak sedikit dan waktu yang lama. 3) Upaya Preventif yang dapat dicapai ialah dengan cara melihat Character, Condition Of Economy, Capital, Collaterar, upaya reprensif yang dilakukan oleh kreditur adalah dengan mempertemukanpara pihak, membuat surat pernyataan, menempuh jalur hukum.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Eksekusi; Benda Jaminan; Fidusia
Subjects: Insurance > Liability Insurance
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Mutia Lismayanti
Date Deposited: 22 Feb 2018 07:17
Last Modified: 22 Feb 2018 07:17
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/6364

Actions (login required)

View Item View Item