Jual Beli Jasa Followers Instagram Antara Lastkind Promotion dan Nafastore Secara Online Perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah

Ratnasari, Aireni (2017) Jual Beli Jasa Followers Instagram Antara Lastkind Promotion dan Nafastore Secara Online Perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
0. COVER.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
1. ABSTRAK.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
3. BAB I.pdf

Download (178kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
2. DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (50kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (52kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (61kB) | Request a copy

Abstract

Jual beli jasa followers (pengikut) merupakan model perdagangan baru yang aspek-aspek hukumnya perlu dikaji secara mendalam. Secara umum mekanismenya sama seperti jual beli online seperti umumnya, hanya saja dalam jual beli followers ini objeknya bukan berupa barang nyata namun berbentuk abstrak berupa penambahan followers pada akun media instagram. Salah satu yang melakukan transaksi jual beli jasa followers adalah LASTKIND PROMOTION dan Nafastore, namun dalam transaksi tersebut ada pihak yang merasa di rugikan yaitu pembeli. Dimana followers yang telah di beli oleh Nafastore dari LASTKIND PROMOTION setelah beberapa bulan mengalami penurunan jumlah yaitu pada akun pertama, dari asalnya 8819 followers menjadi 981 dan pada akun yang kedua mengalami penurunan dari 19000 followers menjadi 195, hal ini tentu saja NAFASTORE merasa sangat di rugikan dari pembelian followers tersebut. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana mekanisme dalam praktik jual beli jasa followers yang dilakukan oleh LASTKIND PROMOTION dan Nafastore. Kemudian dalam penelitian ini akan di analisis secara mendalam mengenai praktik jual beli jasa followers sosial media instagram tersebut dalam persfektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan mengetahui : (1) mekanisme dalam jual beli jasa follower sosial media Instagram (2) harmonisasi hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli jasa follower sosial media Instagram. Kerangka pemikiran dalam penelian ini berdasar kepada syarat sah jual beli dalam hukum ekonomi syariah dikaitkan dengan pelaksanaan jual beli jasa followers Instagram antara LASTKIND PROMOTION dan Nafastore secara online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analisis, yaitu metode yang bertujuan untuk membuat gambatan yang diteliti dalam mekanisme jual beli jasa followers anatara LASTKIND PROMOTION dan Nafastore. Sedangkan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi kepustakaan yang di lengkapi dengan dokumen-dokumen yang mendukung pada penelitian ini. Data yang diperoleh dari penelitian ini didapatkan bahwa hukum pelaksanaan jual beli jasa followers antara LASTKIND PROMOTION dan Nafastore menurut perspektif hukum ekonomi syariah adalah batal karena mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) yang mana objek jual beli jasanya bisa hilang sewaktu-waktu jumlahnya (rusak). Kemudian dalam jual beli jasa followers ini tidak adanya hak khiyar (garansi) jika terjadi kerusakan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Jual Beli; Followers; Hukum Jual Beli Followers;
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Ai Reni Ratnasari
Date Deposited: 19 Mar 2018 08:32
Last Modified: 19 Mar 2018 08:32
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/6421

Actions (login required)

View Item View Item