Konsep zikir perspektif al-Qusyairi dalam Kitab Tafsîr Lathâ’if al-’Isyârât: Kajian terhadap penafsiran al-Qusyairi pada ayat-ayat tentang zikir dalam Kitab Tafsîr Lathâ’if al-’Isyârât

Jayusman, Nenden Maria (2013) Konsep zikir perspektif al-Qusyairi dalam Kitab Tafsîr Lathâ’if al-’Isyârât: Kajian terhadap penafsiran al-Qusyairi pada ayat-ayat tentang zikir dalam Kitab Tafsîr Lathâ’if al-’Isyârât. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (346kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB 1.pdf

Download (891kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (973kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (573kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (986kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (239kB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari sebuah hadits shohih yang penulis temukan, yang artinya: “Amalan yang paling dicintai Allah adalah apabila engkau mati sedangkan lisanmu basah karena zikrullah”. Berdasarkan hadits tersebut penulis rasa kajian mengenai zikir adalah kajian yang penting untuk diteliti. Karena zikir merupakan salah satu kajian penting dalam ilmu tasawuf, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan kitab tafsir bercorak tasawuf sebagai pisau analisis. Kitab yang penulis pilih adalah Kitab Tafsîr Lathâ’if al-’Isyârât yang ditulis oleh al-Qusyairi. Kitab ini disinyalir memiliki muatan yang luas terkait zikir serta memiliki perbedaan dengan kitab tafsir bercorak tasawuf yang lain dalam menafsirkan ayat tentang zikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep zikir perspektif al-Qusyairi dalam Kitab Tafsîr Lathâ’if al-’Isyârât. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif yang menfokuskan penelitian pada contain analysis. Penelitian ini disajikan dalam data yang berbentuk kualitatif, yaitu jenis data yang tersusun dalam bentuk konsep, pemikiran, gagasan, ide, teori-teori, tokoh dan sebagainya. Data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan teknik library research, yaitu teknik pengumpulan data yang dipusatkan pada pengumpulan buku-buku. Adapun sumber datanya, terbagi menjadi sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber primer dalam penelitian ini adalah Kitab Tafsîr Lathâ’if al-’Isyârât, sedangkan sumber sekundernya adalah data-data lain yang dapat menambah informasi mengenai penelitian ini. Penjelasan-penjelasan yang terkumpul menunjukkan bahwa al-Qusyairi menafsirkan zikir dengan makna yang sangat dalam daripada mufassir lain, bahkan mufassir sufi sekali pun, seperti al-Samarqindi dan al-Alusi. Zikir menurut al-Qusyairi bukanlah pekerjaan yang terikat waktu sehingga zikir dapat dilakukan baik dalam keadaan duduk, berbaring maupun berdiri. Zikir dalam keadaan berdiri menurut al-Qusyairi merupakan penghormatan kepada Allah, sedangkan zikir dalam keadaan duduk dimaknai dengan tanda pendekatan diri kepada-Nya. Perintah zikir menurut al-Qusyairi hakikatnya adalah perintah untuk mencintai-Nya. Oleh karena itu, menurut al-Qusyairi zikir adalah perintah yang dilakukan atas dasar cinta, bukan atas dasar perintah. Lebih dalam al-Qusyairi menyatakan bahwa zikir mewajibkan pelakunya terikat pada apa yang diingatnya. Sehingga, apabila pezikir mengingat Allah misalnya, maka ia akan merasa kecil. Apabila pezikir mengingat keburukannya, maka ia akan merasa kotor. Menurut al-Qusyairi, seseorang dikatakan berzikir apabila ia benar-benar merasa menyaksikan apa yang didingatnya sehingga tidak tampak darinya keadaan tengah berzikir. al-Qusyairi selalu memberikan makna batin dalam menafsirkan ayat, tanpa menyalahi makna lahir ayat. Hal ini sesuai dengan tujuannya menulis kitab ini, yakni menyatukan antara syariat dan hakikat karena menurutnya tidak mungkin terdapat kontra antara syariat dan hakikat di dalam ayat al-Qur’ân.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: zikir; al-Qusyairi; Kitab Tafsîr Lathâ’if al-’Isyârât;
Subjects: Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 30 May 2018 13:30
Last Modified: 26 Aug 2019 07:02
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/7115

Actions (login required)

View Item View Item