Syafaat dalam perspektif Hadits

Wahja, Solehudin (2011) Syafaat dalam perspektif Hadits. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (181kB) | Preview
[img] Text (BAB I SD IV)
4_bab1sd4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
5_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (193kB)

Abstract

Syafaat merupakan salah satu prinsip (ushul) islam, Seluruh Ulama Ahlu Sunnah wal Jama'ah bersepakat bahwa penghuni Neraka yang memiliki keimanan dalam hatinya, meskipun hanya seberat butir atom, akan keluar dari Neraka. Baik dengan syafa'at para nabi, malaikat atau orang mukmin, maupun dengan rahmat Allah Azza wa Jalla. Penelitain ini bertitik tolak dari banyaknya asumsi yang muncul di masyarakat dan kalangan akademis tentang definisi syafaat yang benar. Begitupun tentang orang-orang yang akan mendapatkan syafaat, kapan dan dimana terjadinya syafaat serta siapa yang memberi syafaat. Hal inilah yang menjadi dorongan bagi penulis untuk lebih mengungkapakan tentang makna syafaat khsusnya dalam perspektif hadits. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Interpretasi kritis, yakni bertujuan untuk mengungkap suatu pemikiran mengenai suatu masalah dalam bentuk uraian yang kritis dan logis, juga dalam bentuk penelitian pustaka dengan mengumpulkan berbagai macam sumber kemudian disatukan menjadi sebuah jawaban dan kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep syafaat dalam perspektif hadits juga untuk lebih mengetahui bagaimana hadits menjelaskan tentang konsep syafaat ini, baik itu definisi syafaat, orang-orang yang akan mendapat syafaat, kapan dan dimana terjadinya syafaat dan siapa yang member syafaat. Dari hasil penelitian, telah terungkap sebuah kesimpulan bahwa definisi syafaat adalah doa dan orang-orang yang mendapat syafaat adalah mereka yang ketika kehidupan di dunianya melakukan perbuatan yang sholeh dan terpuji maka itu merupakan tiket untuk mendapat syafaat, akan tetapi ketika orang melakukan perbuatan jahat dan merusak semasa hidupnya maka dia tidak akan mendapatkan syafaat, juga orang muslim yang mengucapkan kalimah toyyibah ketika meninggalnya, terjadinya syafaat ketika Alloh mengakhiri kehidupan di dunia yaitu dengan adanya kiamat dan akan terjadi nanti diakhirat dan yang akan memberi syafaat adalah Allah hakikatnya dengan memberikan hak yang khusus kepada nabi Muhammad SAW.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Syafaat; Hadits;
Subjects: Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tafsir Hadits
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 14 Mar 2016 09:09
Last Modified: 04 Feb 2019 03:59
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/830

Actions (login required)

View Item View Item