Mahabbah sebagai landasan terapi anak autis (Studi kasus di Lembaga Rehabilitasi Berbasis Masyarakat Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung )

Yulianah, Yulianah (2018) Mahabbah sebagai landasan terapi anak autis (Studi kasus di Lembaga Rehabilitasi Berbasis Masyarakat Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung ). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (18kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (316kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (458kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (561kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (351kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB) | Request a copy

Abstract

Meskipun zaman telah mengalami kemajuan pesat khususnya dalam bidang pendidikan dan bimbingan anak, tetapi banyak orang tua yang bingung dan tidak tahu bagaimana cara menangani anak yang memiliki gangguan perkembangan kecerdasan, emosional dan tingkah laku di bawah standar layaknya anak normal lainnya atau bisa disebut dengan anak berkebutuhan khusus, salah satunya yaitu anak autis. Autis merupakan gangguan proses perkembangan anak di mana ia tidak mampu melakukan hubungan interaksi sosial dengan orang lain, susah berkomunikasi, dan memiliki perilaku yang tidak lazim dimiliki oleh anak normal. Mahabbah atau cinta dapat dijadikan sebagai salah satu landasan terapi anak autis yang diaplikasikan dalam upaya pengasuhan dan pendidikan sehari-hari yang dilakukan orang tua khususnya juga oleh seluruh keluarga dekat dan orang sekitarnya. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui mahabbah atau cinta yang di aplikasikan oleh terapis dan orang tua di lembaga Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) sebagai landasan terapi untuk anak autis dan mengetahui bagaimana tingkat kesembuhan anak autis dalam kehidupan pribadi dan interaksi sosial yang diterapi menggunakan mahabbah. Dalam proses penelitian, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, dan ketika proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi dan teknik wawancara mendalam. Objek dari proses penelitian ini adalah anak autis yang mengikuti program terapi di lembaga RBM, sedangkan untuk sumber data primer dalam penelitian ini adalah pendiri lembaga RBM ini sekaligus sebagai fasilitator dan orang tua dari salah satu anak autis serta dari beberapa orang tua dari anak autis yang mengikuti program terapi di lembaga RBM. Dalam proses terapinya, terapis beserta orang tua menggunakan mahabbah sebagai landasan dalam mengasuh anak yang memiliki hambatan perkembangan autis. Adapun landasan atau dasar mahabbah yang diterapkan sendiri berupa kelembutan, ketulusan, sungguh-sungguh atau totalitas, pendekatan diri dan menyayangi. Beberapa hal tersebut adalah beberapa indikator mahabbah yang diaplikasikan oleh para terapis beserta orang tua dari anak autis yang mengikuti program terapi di lembaga RBM. Selain itu ada juga terapi psikologi yang digunakan dalam proses terapi yaitu terapi behabior, terapi wicara, terapi kognitif, pijat, terapi okupasi dan intervensi makanan bergizi. Hasil dari proses terapi anak autis menggunakan mahabbah menunjukkan bahwa mahabbah atau cinta merupakan hal yang sangat penting sebagai landasan atau dasar dalam proses pengasuhan dan bimbingan anak yang memiliki anak autis. Karena dengan cinta, kelembutan, ketulusan anak akan merasakan kenyamanan terhadap orang tua dan terapis. Beberapa perubahan baik yang dihasilkan adalah pemusatan perhatian dengan kontak mata, merespon panggilan orang lain, mampu berkomunikasi meski kurang terstruktur, memberi perhatian kepada sesuatu benda atau orang disekitarnya, kemampuan motorik meningkat, berkembangnya kemampuan bahasa, tidak menolak ketika di sentuh, berkurangnya perilaku menyakiti diri sendiri, tidak menjauh ketika didekati orang lain.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Mahabbah; terapi anak autis
Subjects: Psychology > Education of Psychology
Islam > Sufism
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Yulianah yuli Teguh
Date Deposited: 16 May 2018 03:03
Last Modified: 16 May 2018 03:03
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/9230

Actions (login required)

View Item View Item