Pengaruh Brand Image dan Brand Awareness terhadap Minat Beli Konsumen di TOSERBA BORMA Cipadung: Studi pada Konsumen di Wilayah Kota Bandung

Ashshiddiqi, Taufan (2018) Pengaruh Brand Image dan Brand Awareness terhadap Minat Beli Konsumen di TOSERBA BORMA Cipadung: Studi pada Konsumen di Wilayah Kota Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (404kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (668kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB) | Request a copy

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk megetahui seberapa besar pengaruh Pengaruh Brand Image dan Brand Awareness terhadap minat beli konsumen TOSERBA BORMA Cipadung melalui pengumpulan, pengolahan data dan analisis data melalui prosedur statistik dengan SPSS 2.3. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori Brand Image dari Keller (2008) didefinisikan sebagai persepsi tentang merek yang tercermin dari asosiasi merek yang berpegang pada memori konsumen. Dalam mencapai citra merek yang positif, pemasar akan berkenaan dengan beberapa program pemasaran dalam membentuk strength, favourability, dan uniqueness of brand associations dalam mentransfer sebuah brand ke dalam memori konsumen. sebagai variabel independen (X1) meliputi dimensi Strength of Brand Association, Favourability of Brand Association dan Uniqueness of Brand Association. Kemudian untuk variabel indepen (X2) penulis menggunakan teori Brand Awareness David Aaker (1991) sebagai kemampuan dari pelanggan potensial untuk mengenali atau mengingat bahwa suatu merek termasuk kedalam kategori produk tertentu. meliputi dimensi Brand Recognition, Brand Recall dan Top-of-Mind Sedangkan untuk mengukur minat beli konsumen menggunakan teori Schiffman Kanuk (2009) ) minat beli dianggap sebagai pengukuran kemungkinan konsumen membeli produk tertentu, dimana tingginya minat beli akan berdampak pada kemungkinan yang cukup besar dalam terjadinya keputusan pembelian. sebagai variabel dependen (Y) meliputi dimensi tertarik untuk mencari informasi tentang produk, mempertimbangkan untuk membeli, tertarik untuk mencoba, ingin mengetahui produk dan ingin memiliki produk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data yang dikumpulkan melalui penyebaran angket dengan teknik pengambilan sampel Nonprobality Sampling menggunakan Convienence Sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang di TOSERBA BORMA Cipadung Kota Bandung. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis validitas, uji realibilitas dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh belanja modal terhadap kinerja organisasi, penulis menggunakan teknik statistik dengan analisis regresi linear berganda, kemudian perhitungan uji hipotesis yang meliputi uji parsial (uji-t) uji simultan (uji-f) dan uji determinasi. Dari hasil uji parsial menunjukan bahhwa Brand Image (X_1), Brand Awareness (X_2) berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen, dimana nilai t_hitung lebih besar dari t_tabel sebesar1,1984 masing-masing t_hitung sebesar 5.695, 4.674 dan mempunyai nilai signifikansi 0,000. Hasil pengujian secara simultan terdapat pengaruh signifikan antara Brand Image dan Brand Awarensess terhadap minat beli konsumen dengan nilai F_hitung sebesar 76,068 lebih besar dari F_tabel sebesar 3,94 tingkat signifikansi 0,000. Dan hasil besaran koefisien determinasi sebesar 61,1% sedangkan sisanya 38,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Maka hasilnya masing-masing variabel independen X1 dan X2 Brand Image dan Brand Awareness memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli konsumen maka hal ini menjawab hipotesis yang pertama dam kedua yaitu terdapat pengaruh yang signifikan artinya HO ditolak dan Ha diterima.Begitupun terdapat pengaruh yang signifikan anatara variabel Brand Image dan Brand Awareness terhadap minat beli konsumen secara simultan maka hal ini menjawab hipotesis yang ketiga yaitu terdapat pengaruh yang signifikan artinya HO ditolak dan Ha diterima

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Brand Image; Brand Awareness; Minat Beli Konsumen
Subjects: General Management > Marketing Distribution
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Manajemen
Depositing User: Muhammad Taufan Ashshiddiqi Ashshiddiqi
Date Deposited: 22 May 2018 09:01
Last Modified: 22 May 2018 09:01
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/9490

Actions (login required)

View Item View Item