Pengaruh Keadilan Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi Dengan Keterlibatan Kerja Sebagai Variabel Moderasi Studi Pada Pegawai PKP2A 1 Lembaga Administrasi Negara

Maulin, Citra Yuli (2018) Pengaruh Keadilan Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi Dengan Keterlibatan Kerja Sebagai Variabel Moderasi Studi Pada Pegawai PKP2A 1 Lembaga Administrasi Negara. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (457kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (407kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (544kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Citra Yuli Maulin (1148020054) : “PENGARUH KEADILAN ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KETERLIBATAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Pegawai PKP2A 1 Lembaga Administrasi Negara)” PKP2A (Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur) 1 Lembaga Administrasi Negara mengemban amanat untuk mengembangkan bidang administrasi negara dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia penyelenggara negara di daerah serta memiliki peran yang sangat strategis untuk dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan pembangunan aparatur negara. Namun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan bagi sumber daya manusianya sendiri, hal ini tercermin dari beberapa permasalahan seperti tidak tercapainya skor LAKIP pada tahun 2016 dengan sasaran strategis tewujudnya peningkatan kelembagaan, tatalaksana, dan SDM aparatur PKP2A 1 yang profesional, serta akuntabilitas lembaga PKP2A 1 LAN. Kemudian masih ada pegawai yang berkeinginan untuk dapat pindah dari PKP2A 1 LAN ke organisasi lain serta masih kurangnya sikap keterlibatan kerja yang dimiliki pegawai, seperti masih adanya pegawai yang bersantai di saat jam kerja dan tiba di lokasi kerja tidak tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Keadilan Organisasi (X) terhadap Komitmen Organisasi (Y) yang dimoderasi oleh Keterlibatan Kerja (Z) pada pegawai PKP2A 1 Lembaga Administrasi Negara. Persepsi keadilan yang dirasakan pegawai secara teoritis mampu meningkatkan komitmen pegawai, diperkuat dengan sikap keterlibatan kerja pegawai yang merasa pekerjaan merupakan hal yang penting bagi hidupnya maka akan mampu meningkatkan komitmen terhadap organisasi. Sehingga, mengkaji strategi dan faktor faktor yang berkaitan dengan komitmen demi tercapainya komitmen organisasi yang berkelanjutan melalui keadilan organisasi dan keterlibatan kerja, penting dilakukan oleh suatu organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanasi dengan pendekatan kuantitatif yang menggambarkan analisis suatu hasil, kemudian menguji hipotesis dari data dan fakta yang didapatkan. Subjek penelitian ini adalah pegawai PKP2A 1 Lembaga Administrasi Negara pada bidang Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Aparatur dan bidang PKKA (Pemetaan Kompetensi dan Kapasitas Aparatur). Teknik sampling yang digunakan adalah menggunakan sensus atau sampel jenuh yaitu diambil sebanyak 41 pegawai dari jumlah populasi pada bidang Diklat Aparatur dan bidang PKKA di PKP2A 1 LAN tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian dengan menyebarkan kuesioner. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi hirarki (Hierarchical Regression Analysis) dengan menggunakan alat bantu perhitungan statistik SPSS Versi 20. Hasil menunjukan bahwa Keadilan Organisasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Komitmen Organisasi. Kemudian variabel moderator Keterlibatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan pula terhadap Komitmen Organisasi. Keterlibatan Kerja memperkuat pengaruh Keadilan Organisasi terhadap Komitmen Organisasi. Hasil koefisien determinasi (R²) pada Keadilan Organisasi menunjukan angka 0,312 atau 31,2% sebelum adanya variabel moderator, setelah muncul variabel moderator (Keterlibatan Kerja) maka hasilnya menjadi 0,421 atau 42,1%. Dapat disimpulkan bahwa Keterlibatan Kerja memoderasi hubungan Keadilan Organisasi terhadap Komitmen Organisasi. Sehingga jika Keadilan Organisasi tinggi juga didorong Keterlibatan Kerja yang tinggi, maka akan menghasilkan Komitmen Organisasi yang tinggi pula.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Keadilan Organisasi; Keterlibatan Kerja; Komitmen Organisasi
Subjects: General Management
General Management > Internal Organizations
General Management > Research and Development Management (R and D)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Manajemen
Depositing User: Citra Yuli Maulin
Date Deposited: 03 Jul 2018 03:40
Last Modified: 03 Jul 2018 03:40
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/9612

Actions (login required)

View Item View Item