Hubungan Antara Konsep Diri dengan Perilaku Bullying di Sekolah (School Bullying) pada Siswa SMP Terpadu Al-Mumin Majalaya

Gania Saribanon, Gania (2010) Hubungan Antara Konsep Diri dengan Perilaku Bullying di Sekolah (School Bullying) pada Siswa SMP Terpadu Al-Mumin Majalaya. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (27kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
3_Bab1.pdf

Download (42kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
4_Bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (136kB)
[img] Text (BAB III)
5_Bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127kB)
[img]
Preview
Text (BAB IV)
6_Bab4.pdf

Download (68kB) | Preview
[img] Text (BAB V)
7_Bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_Daftar_Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (32kB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari adanya kekerasan fisik, verbal dan non verbal yang dilakukan oleh remaja di SMP Terpadu Al-mukmin. Kekerasan fisik maupun verbal yang terjadi di lingkungan sekolah dinamakan perilaku bullying di sekolah (school bullying). Perilaku bullying di sekolah diantaranya adalah memeras, menghina, memukul, mengintimidasi,dll. Remaja yang melakukan perilaku bullying tersebut diindikasikan memiliki konsep diri yang negatif, terlihat dari anggapan buruknya terhadap diri dan juga lingkungan sosialnya. Walaupun penyebab dari perilaku bullying itu beragam, tapi dalam kasus ini lebih menekankan pada konsep diri pelaku. Konsep diri adalah gambaran individu terhadap diri dan lingkungannya yang akan berperngaruh terhadap perilakunya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk pernyataan. Teori yang digunakan untuk analisis data didasarkan pada konsep diri menurut Fitsss. Fitss membagi konsep diri menjadi dua skala, yaitu subskala positif dan subskala kritik diri, sedangkan teori perilaku bullying di sekolah (school bullying) didasarkan pada teori riauskina, dkk yang membagi perilaku school bullying menjadi 5, yaitu kontak fisik langsung, kontak verbal langsung, kontak non verba langsung, kontak non verbal tidak langsung dan pelecehan seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai perilaku bullying di sekolah dan bagaimana mencegahnya. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan analisis statistik uji korelasi Rank Spearman. Koefisien korelasi dari kedua variabel adalah sebesar -0,366. Untuk nilai α : 0.05 dan nilai, P value 0.003 dengan kriteria uji tolak H0 dan H1 -diterima jika < , maka dalam hal ini H1 diterima, artinya terdapat hubungan negatif. Dikuatkan dengan hasil perhitungan uji t yang menyatakan bahwa apabila t hitung ≤ t tabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak, yang mana diperoleh nilai t hitung: -2,54 dan t tabel : 2.660. artinya t hitung lebih kecil dari t tabel yang menjelaskan bahwa terdapat hubungan negatif antara konsep diri dengan perilaku bullying di sekolah pada siswa SMP Terpadu Al-mukmin. Hal itu berarti semakin positif konsep diri seseorang umumnya perilaku bullyingnya rendah, sebaliknya semakin negatif konsep diri seseorang umumnya perilaku bullyingnya tinggi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Konsep Diri,psikologi,Perilaku Bullying,School Bullying
Subjects: Differential and Developmental Psychology > Psychology of Young People Twelve to Twenty
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: guriang akbar guriangakbar
Date Deposited: 24 Mar 2016 07:35
Last Modified: 03 May 2016 06:56
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/969

Actions (login required)

View Item View Item