Saletsa, E Nafilatu Saletsa (2024) Perubahan perilaku masyarakat pasca hilangnya tradisi rarangken: Studi Kampung Cikantrieun Desa Wangunjaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover .pdf Download (142kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
abstract.pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar isii.pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (211kB) | Preview |
|
![]() |
Text (BAB II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (337kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text (BAB III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (274kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text (BAB IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (402kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text (BAB V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (190kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) | Request a copy |
|
![]() |
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa pada tradisi yang erat kaitannya dengan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang telah mengalami kemunduran pada masyarakat Kampung Cikantrieun, Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut. Dengan hilangnya tradisi ini menimbulkan perubahan pola perilaku pada masyarakat serta kekhawatiran akan terkikisnya nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi pondasi kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui(1)Bagaimana perilaku masyarakat sebelum hilangnya Tradisi Rarangken(2)Bagaimana perilaku masyarakat setelah hilangnya Tradisi Rarangken dan(3)Apa saja faktor yang menyebabkan hilangnya Tradisi Rarangken pada Masyarakat Kampung Cikantrieun Desa Wangunjaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan Teori Perubahan Sosial menurut Talcott Parsons berasal dari perspektif Fungsionalisme Struktural, yang menekankan bahwa perubahan sosial terjadi karena kebutuhan sistem sosial untuk beradaptasi terhadap tantangan internal maupun eksternal guna menjaga stabilitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis lebih dalam mengenai perubahan perilaku masyarakat Kampung Cikantrieun Desa Wangunjaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut. Penelitian ini memiliki dua jenis sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Terdapat tiga teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara mendalam dan studi literatur. Adapun teknik analisis data pada penelitian ini yaitu teknik analisis data menurut John W. Creswell terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Perilaku masyarakat sebelum hilangnya Tradisi Rarangken yaitu kebiasaan masyarakat menjungjung tinggi kebersamaan dengan bergotong royong khususnya dalam rangkaian proses acara pernikahan yang dimana masyarakat terlibat untuk bersama-sama membantu dan bergotong royong (2)Perubahan perilaku masyarakat pasca hilangnya Tradisi Rarangken yaitu masyarakat berubah menjadi pribadi yang lebih individualis dan kehilangan identitas lokal yang telah ada sebelumnya. (3) Faktor penyebab hilangnya Tradisi Rarangken yaitu: kurang minatnya generasi muda untuk melanjutkan Tradisi tersebut, perubahan teknologi, perubahan sosial serta perubahan kebutuhan.
Item Type: | Thesis (Sarjana) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | perubahan perilaku masyarakat; tradisi |
Subjects: | Culture and Institutions Culture and Institutions > Specific Aspect of Culture |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
Depositing User: | E Nafilatu Saletsa |
Date Deposited: | 18 Feb 2025 06:30 |
Last Modified: | 18 Feb 2025 06:30 |
URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/104393 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |