Wahyudi, Andi (2024) Hukum I’tikaf diluar Bulan Ramadhan menurut Persis serta relevansinya dengan Imam Madzhab Fiqhiyah. Sarjana thesis, UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (114kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (470kB) | Preview |
|
|
Text
3_SK bebas plagiarism.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftar isi.pdf Download (605kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab 1.pdf Download (1MB) | Preview |
|
![]() |
Text
6_bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
![]() |
Text
7_bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (378kB) |
|
![]() |
Text
8_bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
![]() |
Text
9_bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (369kB) |
|
![]() |
Text
10_daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (472kB) |
|
![]() |
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (488kB) |
Abstract
I‟tikaf adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun Hukum I’tikaf diluar bulan Ramdhan terjadi perbedaan ketentuan hukum dikalangan ulama. Ada yang berpendapat sunnah mu’akad, dianjurkan dan tidak dianjurkan dalam melakukan I’tikaf diluar bulan Ramadhan, dengan masing- masing dalil dan metode istinbath yang digunakan. Penelitian ini bertujuan diantara lain; (1) Untuk mengetahui dan menganalisis ketentuan hukum itikaf di luar bulan Ramadhan menurut Persis dan hukum itikaf di luar bulan Ramadhan menurut Imam Madzhab Fiqhiyah. (2) Untuk mengatahui dan menganalisis Dalil dan Metode Istinbath yang di gunakan persis dan Imam Madzhab dalam menentukan suatu hukum. (3) Untuk mengetahui relevansi ketentuan hukum antara hukum i’tikaf diluar bulan ramadhan menurut Persis dan Imam Madzhab Fiqhiyah. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah hukum i’tikaf di luar bulan ramadhan menurut persis yaitu tidak dianjurkan atau tidak disyariatkan. Sedangkan menurut imam madzhab fiqhiyah ada beberapa pendapat dalam hukum i’tikaf diluar bulan Ramadhan, menurut imam syafi’i dan hambali yaitu hukumnya sunnah muakad dan dianjurkan dilakukan di bulan lain, menurut imam maliki hukumnya wajib untuk i’tikaf nazar dan di anjurkan selain i’tikaf nazar.
Item Type: | Thesis (Sarjana) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Hukum I’tikaf; Persis; Imam Madzhab Fiqhiyah |
Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
Depositing User: | Andi Andi Wahyudi |
Date Deposited: | 17 Mar 2025 05:33 |
Last Modified: | 17 Mar 2025 05:42 |
URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/105726 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |