Nuraeni, Nuraeni (2016) Konversi Lahan dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Rancagoong(Kajian Deskriptip Dikampung Puncaksuji,Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku ,Cianjur,Jawa Barat). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
cover.pdf Download (355kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
daftar isi.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
bab 1.pdf Download (6MB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (16MB) |
||
|
Text (BAB III)
bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text (BAB IV)
bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (32MB) |
||
|
Text (BAB V)
bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (898kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (20MB) |
Abstract
Penelitian ini digunakan guna untuk mengetahui bahwa, Desa Rancangoong merupakan salah satu desa di Kabupaten Cianjur yang menjadi pengembangan kawasan permukiman, yang menyebabkan sebagian petani di Desa Rancangoong menjual lahan pertaniannya untuk dikonversi menjadi lahan permukahan dan bentuk pemanfaatan lain. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah: Mengetahui konversi lahan di Desa Rancangoong, mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya konversi lahan pertanian menjadi bentuk pemanfaatan lain di Desa Rancangoong, mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Rancangoong pasca konversi lahan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik perubahan sosial Emile Durkheim. Menurut Durkheim, masyarakat dan mengelami perubahan dari masyarakat mekanik menuju masyarakat organik. Dalam pembahasan mengenai kehidupan sosial penduduk asli pasca konversi lahannya PT. Prima Angkoi di Desa Rancangoong. Dapat diklasifikasikan kedalam beberapa aspek kehidupan sosial, diantaranya berikut (a) Interaksi sosial antar individu, (b) Strata/status sosial, (c) Eksistensi adat istiadat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, karena metode ini sangat cocok dengan masalah penelitian penulis, yang hendak menggambarkan tentang karakteristik responden dari sudut pandang sosial ekonomi, yang melatarbelakangi konversi lahan. Responden penelitian ini adalah petani yang melakukan konversi lahan dan yang tidak melakukan konversi lahan di Desa Rancangoong dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun terakhir. Hasil penelitian Konversi Lahan dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Petani Desa Rancangoong adalah: Petani yang melakukan konversi lahan pertanian di Desa Rancangoong adalah petani yang berlahan sempit, masyarakat pendatang dan kaum muda yang mendapatkan lahan dengan cara membeli dan warisan. Selain profesi sebagai petani, memiliki pekerjaan sebagai pedagang, wiraswasta, dan buruh. Memiliki tingkat pendidikan rendah yaitu SMP, SD dan tidak tamat SD. Memiliki penghasilan rata-rata per bulan sebesar Rp. 500.000—10.000.000,00 dengan luas lahan sebelum dikonversi 200-2300 M2. Faktor yang melatarbelakangi para petani melakukan konversi lahan pertanian adalah faktor internal petani yaitu untuk meningkatkan pendapatan, komoditas lain lebih menjanjikan keuntungan, pola tanam yang terlalu lama, biaya pendidikan, iklim dan cuaca kurang bersahabat dan memberakankan orang tua pergi haji. Faktor eksternal petani adalah desakan pengembangan pertanian, stimulus para tetangga, serta lamhnya pengenah hakmuhm mengenai pertanahan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konversi Lahan |
| Subjects: | Civil Rights > Political Rights |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | PKL6 SMKN 11 GARUT |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 07:21 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 07:21 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/120886 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



