Bagus, Ade (2024) Aturan makanan dan minuman menurut jemaat Gereja Masehi Advent hari ketujuh Kecamatan Jaka Setia Kota Bekasi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (51kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (92kB) | Preview |
|
|
Text
BUKTI PLAGIASI PRODI.pdf Download (262kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (118kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (95kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
||
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (99kB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (435kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (25kB) |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (162kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas aturan makanan dan minuman yang diterapkan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) di Kecamatan Jaka Setia, Kota Bekasi. Fokus utamanya adalah larangan konsumsi makanan yang tidak halal seperti daging babi, minuman beralkohol, kafein, serta makanan olahan berlemak. Ajaran ini berakar pada keyakinan bahwa tubuh adalah bait Allah dan menjaga kesehatan merupakan bentuk penghormatan kepada Tuhan sekaligus bagian dari ibadah. Penelitian juga mengeksplorasi dampak dari penerapan aturan ini terhadap kesehatan fisik, spiritualitas, dan identitas kolektif komunitas jemaat.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologi agama. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data diperoleh dari lima orang jemaat dan satu pendeta sebagai narasumber utama, yang memberikan gambaran mendalam mengenai penerapan dan pandangan mereka terhadap aturan ini. Penelitian ini menggunakan kerangka teori religiusitas Glock dan Stark untuk memahami hubungan antara dimensi keimanan, praktik keagamaan, dan konsekuensinya pada kehidupan sehari-hari jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aturan makanan dan minuman yang diterapkan GMAHK berdampak positif terhadap kesehatan fisik, seperti pengurangan risiko penyakit akibat makanan tidak sehat. Selain itu, aturan ini memperkuat kesadaran spiritual jemaat melalui pola hidup yang sesuai dengan ajaran agama, serta memperkuat identitas komunitas sebagai jemaat yang patuh pada ajaran gereja. Meski demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti tekanan sosial dari masyarakat luar yang tidak mempraktikkan ajaran serupa, serta kurangnya edukasi tentang pentingnya pola makan sehat di lingkungan jemaat. Aturan makanan dan minuman dalam GMAHK memberikan dampak yang signifikan, tidak hanya pada aspek kesehatan tetapi juga pada dimensi spiritual dan sosial. Temuan ini relevan untuk pengembangan studi teologi Kristen, khususnya terkait ajaran gereja dan gaya hidup jemaat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | GMAHK; aturan makan dan minum; dampak aturan; ajaran kristen; advent |
| Subjects: | Christianity Christianity > Education, Research Moral Theology |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Studi Agama Agama |
| Depositing User: | Ade Bagus |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 04:33 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 04:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/125671 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



