Sarih, Pauji (2025) Hadis tobat pada kitab Tanbihul Ghafilin Abu Al-Laits As-Samarqandi: Kajian kualitas sanad dan matan hadis. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (180kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (170kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_bab1.pdf Download (348kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (487kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
6_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (255kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
7_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (805kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
8_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (192kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji hadis-hadis tentang tobat yang terdapat dalam kitab Tanbīhul Gāfilīn karya Abū al-Laiṡ al-Samarqandī dengan tujuan untuk menelusuri sumber aslinya, menganalisis kualitas sanad dan matannya, serta memberikan klasifikasi keotentikannya. Permasalahan yang melatarbelakangi kajian ini adalah banyaknya hadis dalam kitab tersebut yang tidak disertai keterangan sanad lengkap maupun informasi kualitasnya, sehingga diperlukan penelitian yang dapat memberikan kejelasan status riwayat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data primer diperoleh dari Tanbīhul Gāfilīn dan kitab-kitab induk hadis, sedangkan teknik analisis dilakukan melalui metode takhrīj, kritik sanad, dan kritik matan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hadis-hadis tentang tobat yang dianalisis, terdapat riwayat yang berkategori sahih, hasan, dan daif. Hadis yang sahih memiliki sanad bersambung dengan rawi yang adil dan kuat hafalannya, sedangkan hadis yang daif umumnya disebabkan oleh kelemahan rawi atau terputusnya jalur periwayatan. Dari sisi matan, hadis sahih selaras dengan ajaran Al-Quran dan hadis sahih lainnya, sedangkan hadis daif tidak bertentangan secara substansial dengan prinsip-prinsip Islam, namun penggunaannya memerlukan kehati-hatian. Penelitian ini menegaskan pentingnya proses verifikasi sanad dan matan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa ajaran tobat yang diamalkan umat bersumber dari riwayat yang otentik, sehingga kemurniannya tetap terjaga.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | tidak ada lampiran |
| Uncontrolled Keywords: | Kitab Tanbīhul Gāfilīn; Takhrīj hadis; Hadis tobat; Kualitas hadis |
| Subjects: | Islam > Dirayah Science of Authenticity of Hadith Islam Umum > Islam dan Bidang Lainnya Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Pauji Sarih |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 08:22 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 07:05 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/126855 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



