Pandangan masyarakat nonhindu terhadap perayaan upacara ogoh-ogoh menjelang hari raya nyepi: Studi kasus pada masyarakat di jalan Sriwijaya Cimahi

Alfahrozi, Muhammad Figo (2025) Pandangan masyarakat nonhindu terhadap perayaan upacara ogoh-ogoh menjelang hari raya nyepi: Studi kasus pada masyarakat di jalan Sriwijaya Cimahi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BEBAS PLAGIARISME)
1211020047 Muhammad Figo Alfahrozi - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme (1).pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (319kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (599kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (526kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini berangkat dari fenomena munculnya perayaan Ogoh-Ogoh di Kota Cimahi, khususnya di wilayah Jalan Sriwijaya, yang pada dasarnya merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk nonHindu. Perayaan ini memunculkan berbagai pandangan dari masyarakat sekitar, baik berupa penerimaan, maupun sikap netral, sehingga menarik untuk dikaji lebih lanjut mengenai bentuk respons serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap masyarakat nonHindu terhadap perayaan Ogoh-Ogoh, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman dan sikap toleransi mereka, serta menggambarkan dinamika interaksi sosial antara masyarakat Hindu dan nonHindu di Jalan Sriwijaya Cimahi. Pendekatan sosiologi agama dan interaksi simbolik George Herbert Mead dan Herbert Blumer adalah pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat non-Hindu memiliki beragam respons terhadap perayaan Ogoh-Ogoh, mulai dari penerimaan, dukungan, hingga keterlibatan aktif dalam kegiatan tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap toleransi meliputi tingkat pendidikan, pengalaman sosial, media dan informasi, lingkungan sosial, serta peran tokoh masyarakat. Dinamika interaksi sosial yang terjadi memperlihatkan adanya komunikasi yang terbuka dan partisipasi aktif lintas agama yang memperkuat kohesi sosial dan toleransi. Model penelitian ini merupakan model penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskpritf fenomenologis. Observasi, wawancara mendalam dan partisipasif, serta pendokumentasian adalah teknik yang ditempuh oleh peneliti. Penelitian ini menegaskan bahwa toleransi antarumat beragama di masyarakat multikultural seperti di Cimahi terbentuk melalui proses interaksi simbolik yang dinamis dan kontekstual. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penguatan pendidikan multikultural, peran aktif masyarakat dan tokoh masyarakat, serta pengelolaan media yang bertanggung jawab untuk memperkuat kehidupan multikultural yang harmonis di Kota Cimahi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Toleransi; Multikulturalisme; Dinamika sosial
Subjects: Islam > Islam and Other Belief
Islam > Islam and Religions of Indic Origin
Aqaid (Aqidah, Akidah) dan Ilmu Kalam
Aqaid (Aqidah, Akidah) dan Ilmu Kalam > Islam tentang Agama dan Aliran Lain, Hubungan Islam dengan Agama dan Aliran Lain
Social Groups > Religious Groups
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama
Pascasarjana Program Magister > Program Studi Studi Agama Agama
Depositing User: Muhammad Figo Alfahrozi
Date Deposited: 19 Feb 2026 02:39
Last Modified: 19 Feb 2026 02:39
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/126948

Actions (login required)

View Item View Item